oleh

Permenkes 60 Dicabut, BKMM Batal Digabung dengan RS Tajuddin Chalid Makassar

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Hikmah-Metro-

 

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Upaya keras segenap jajaran Balai Kesehatan Mata Makassar (BKMM) menolak Permenkes 60 tahun 2019 berbuah manis.

Pasalnya, peraturan yang mengharuskan BKMM Makassar diliquidasi dan di merjer dengan RS.Tajuddin Chalid Makassar yang merupakan Rumah sakit khusus penderita Kusta oleh Komisi IX DPR RI diminta untuk dicabut.

Hal ini disampaikan Komisi IX DPR RI dalam Rapat Dengar pendapat Umum (RDPU) dengan Pegawai Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) Makassar diruang sidang komisi IX DPR RI gedung Nusantara 1, Senin (9/12/2019) kemarin.

Dalam rapat tersebut, pegawai BKMM menyampaikan aspirasi mereka kepada pimpinan komisi dan seluruh anggota terkait permasalahan BKMM yang akan diliquidasi dan di merjer dengan RS.Tajuddin Chalid Makassar.

Ketua TIM BKMM yang dipimpin oleh dr. Andis Sengngeng R, SpM Memberikan apreseasi yang sebesar besarnya kepada Pimpinan dan seluruh anggota Komisi IX terkhusus Ibu Hj Aliyah Mustika Ilham,SE yang telah memfasilitasi dan menampung aspirasi pegawai BKMM sejak 15 Nopember 2015 saat komisi 9 kunker ke Makassar di dinas Kesehatan provinsi Makassar.

“Aspirasi kami telah dibahas dalam rapat kerja komisi IX DPR RI dengan Kementerian Kesehatan pada tanggal 9 desember 2019 dan alhamdulillah di putuskan Komis IX DPR RI dan mendesak Kementerian Kesehatan untuk mencabut permenkes 60 tahun 2019 sehingga Balai Kesehatan Mata Masyarakat Tetap beroperasi dan dipersiapkan menjadi Rumah Sakit Khusus Mata,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu, Anggota DPR RI Aliyah Mustika Ilham juga mengapresiasi pimpinan beserta semua anggota komisi 9 atas keputusan tersebut.

“Terimakasih kepada semua dan selamat untuk masyarakat sulawesi selatan dan Indonesia Timur yang kembali bisa mendapatkan pelayanan mata dari BKMM  Makassar dan semoga secepatnya bisa menjadi rumah sakit khusus mata,” tutur ibu Aliyah Mustika Ilham. (*)

Komentar