oleh

Kodam Hasanuddin Gelar Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit Gratis

Editor : Any Ramadhani-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Sampai dengan hari kedua sebanyak 39 pasien anak-anak dan masyarakat penderita bibir sumbing dan langit-langit di wilayah Sulawesi Selatan, saat ini tengah menjalani proses operasi bibir sumbing dan langit-langit di Rumah Sakit tingkat II Pelemonia Jl. Jend. Sudirman Makassar, Rabu, (11/12).

Khusus pelaksanaan operasi yang dilakukan di Makassar yakni di RS. Tingkat II Pelamonia para penderita yang saat ini sudah terdaftar berasal dari warga Kota Makassar, Kab. Maros, Gowa, Takalar, Sinjai dan Bantaeng.

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Tk. II Pelamonia Kolonel Ckm dr. I Made Mardika, Sp.PD,. MARS mengatakan “pelaksanaan bakti sosial kesehatan ini dalam rangka menyambut Hari Juang TNI AD digelar secara serentak di empat lokasi wilayah Kodam XIV/Hasanuddin diantaranya di Makassar, Majene, Palopo dan Kendari, akan berlangsung dari tanggal 10 s.d. 17 Desember 2019 mendatang” ujarnya.

Perwira Menengah TNI-AD dengan tiga melati di pundaknya itu menjelaskan bahwa “seluruh biaya para pasien penderita bibir sumbing tersebut tidak ada alias gratis dengan harapan anak-anak kita yang mengalami bibir sumbing dan langit-langit bisa dapat tersenyum kembali dan bisa bergaul tanpa ada beban mental serta minder dalam kesehariannya” tambahnya.

Demikian pula Nirwana (32) orang tua Muhammad Arfan (6) penderita kelainan bibir sumbing asal Sungguminasa Kab. Gowa mengaku senang “Alhamdulillah Pak, saya kasian dari warga yang tidak punya apa-apa, saya didatangi sama Pak Babinsa, untuk diajak supaya anak saya dioperasi, saya bilang tidak bisa pak itukan biayanya mahal, tapi katanya gratis, saya langsung kaget dan dalam hati saya Alhamdulillah mudah-mudahan ini bisa terkabulkan dengan harapan anak saya bisa seperti anak-anak yang lainnya”, ujar Nirwana.

Diketahui kegiatan ini diketuai oleh Kolonel Ckm dr. Moch Hasyim Sp.An-KIC, terlaksana atas kerjasama Kesehatan Angkatan Darat dan Kodam XIV/Hasanuddin dengan Smile Train Indonesia (Changing the world one smile at a time), perhimpunan ahli bedah plastik Indonesia (Perapi), perhimpunan dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif Indonesia (Waspada Dasa Netra), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Yayasan Dharmais Bhakti Sosial. (*)

Komentar