oleh

Banggar DPR RI Siap Tampung Semua Kebutuhan Daerah di Sulsel

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Ratih-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Repoblik Indonesia (RI), melakukan kunjungan kerjanya di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (12/12/2019).

Kunjungan kerja ini, dihadiri Wakil Ketua Banggar DPR RI Rusdi Masse, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Anggota DPR RI, Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb dan Bupati se- Sulsel.

Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, yang juga turut hadir dalam pertemuan tersebut, mengungkapkan, kondisi Makassar membutuhkan perhatian dari DPR RI diantaranya pembenahan pasar, pengoptimalisasian pelabuhan dan juga pengembangan pariwisata di kota Makassar.

“Terima kasih atas kunjungan para anggota DPR RI di Kota Makassar, dapat saya laporkan bahwa saat ini kami sedang ingin mengembangkan potensi pariwisata di beberapa pulau namun kondisi yang ada dewasa ini masih terkendala pada sarana prasarana seperti listrik, dan air bersih. Selain itu, kondisi pasar seperti pasar Pa’baeng-baeng dan pasar Terong yang perlu direnovasi, Keadaan kanal di kota Makassar juga perlu penanganan lebih lanjut,” ujar Iqbal.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Banggar DPR RI Rusdi Masse mengatakan siap menampung semua kebutuhan daerah di Sulawesi Selatan untuk selanjutnya dibahas lebih lanjut pada Badan Anggaran di pusat.

Rusdi mengungkapkan, tujuannya hadir, untuk mendengar kebutuhan yang urgent di setiap daerah. Ia juga mengungkapkan, usulan-usulan yang sempat di paparkan oleh Wali Kota, akan di teruskan saat pembahasan anggaran tahun 2021 mendatang.

“Inilah tujuan kami hadir di sini untuk mendengar kebutuhan apa saja yang urgent di tiap daerah. Nantinya, akan kami teruskan kembali saat pembahasan anggaran untuk tahun 2021 mendatang. Semoga saja apa yang dipaparkan tadi bisa kami perjuangkan dan dapat terealisasi di tahun 2021,” ungkapnya.

Selain pemaparan dari masing-masing kepala daerah, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah juga memanfaatkan momentum ini, dengan meminta tambahan anggaran pembangunan infrastruktur di tahun 2021 nanti. (*)

Komentar