oleh

Bhabinkamtibmas Polsek Mamajang Bantu Warga Miskin Menggelar Acara Takziah

Editor : Ashar Abdullah-Metro, Peristiwa-

BACAPESAN.COM – Di tengah tumbuh suburnya budaya individualisme sekarang ini, pengorbanan yang dilakukan Aiptu Palaweri patut mendapat acungan jempol. Bagaimana tidak, dia rela menyisihkan gajinya untuk membiayai acara takziyah untuk 2 warganya yang kurang mampu, sebagai investasi akhiratnya.

Polisi yang sangat peduli pada masyarakat di sekitarnya itu bertugas di Polsek Mamajang. Dia ditugaskan sebagai Bhabinkamtibmas Kelurahan Maricaya Selatan Polsek Mamajang Polrestabes Makassar.

Aiptu Palaweri tak hanya menyumbangkan biaya untuk menggelar acara Takiyah untuk warganya. Dia juga turun langsung membantu pelaksanaan acara takziyah tersebut.

Adalah Almarhumah nenek Rabasiah dan Almarhum kakek Aries Irawan Sulamin yang tergolong warga miskin di Kelurahan Maricaya Selatan Kecamatan Mamajang Kota Makassar.
Almarhumah Nenek Rabasiah menghabiskan masa hidupnya sebatang kara tanpa ada keluarga dalam gubuk kecilnya di Jalan Onta Baru (belakang pekuburan Dadi) aktifitas kesehariannya menjual bunga dan sebotol air bagi pengunjung yang ingin berziarah kubur di pemakaman umum Dadi Jl. Lanto Dg.Pasewang Makassar

Sedangkan Almarhum kakek Aries Irawan Sulamin, warga Jalan Anuang, Makassar.Kehidupan sang Kakekpun dalam kesehariannya hanya membantu bersih-bersih tempat dagangan beberapa pedagang di Pasar Jalan Onta dan Jalan Harimau, sehingga kebutuhan sehari-haripun kadang tidak mencukupi.

Kondisi ini menggerakkan hati Aiptu Palaweri untuk membantu ke dua warganya tersebut dengan berinisiatif menyisihkan rezkinya untuk mengadakan takziah (pengajian) di kediaman kedua almarhum3 malam berturut-turut.

Pelaksanaan Takziyah yang di gelar Aiptu Palaweri, Rabu, 11 Desember 2019 tersebut, rupanya menjadi virus dengan ikut sertanya beberapa warga dan tokoh masyarakat untuk berperan serta memfasilitasi giat takziah hingga malam ketiga untuk mendoakan si nenek yang selama hidupnya sebatang kara dan tidak diketahui keluarganya yang lain.

“Ini panggilan hati nurani saya membantu warga miskin, hitung-hitung sebagai investasi akhirat dengan menolong mereka, sekalian menyambung tali silaturrahmi dengan masyarakat Maricayya,”kata Aiptu Palaweri.

Komentar