oleh

Seleksi Pemantau Pemilu di Toraja Sepi Pendaftar

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Cherly-Pilkada, Politik-

TORAJA, BACAPESAN.COM – Pendaftaran untuk lembaga pemantau, lembaga survei (jajak pendapat), dan lembaga penghitungan cepat hasil pemilihan (Quick Count) yang dibuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara belum ada yang mendaftar.

Diketahui, sesuai jadwal tahapan yakni untuk pemantau mulai 1 November 2019 sampai 16 September 2020 dan untuk jejak pendapat dan quick count mulai 1 November 2019 sampai 16 Agustus 2020.

“Sampai saat ini belum ada peminat, belum ada yang datang mendaftar. padahal kami membuka pendaftaran untuk pemantau sejak 1 November dan untuk jejak pendapat dan quic count juga sejak 1 November dan kami akan membuka pendaftaran sampai 16 Agustus 2020, itu sesuai tahapan atau jadwal yang ada,” ungkap, Ketua KPU Tana Toraja, Risal Randa.

Risal menambahkan, jika sampai pendaftaran ditutup lalu tidak ada yang mendaftar tidak jadi soal. Pasalnya hal ini tidak wajib ada pemantau, namun KPU wajib menfasilitasi.

Terpisah, Ketua KPU Toraja Utara, Bonnie Freedom menuturkan, pendaftaran dilaksanakan dalam rangka mendukung pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara Tahun 2020 secara langsung dan demokratis.

Pelibatan lembaga-lembaga tersebut juga untuk meningkatkan partisipasi masyarakat sebagaimana diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 8 Tahun 2017 tentang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat dalam pilkada serentak Tahun 2020.

“Kami telah membuka pendaftaran untuk lembaga pemantau, lembaga survei atau jejak pendapat, dan lembaga penghitungan cepat hasil pemilihan melalui pengumuman KPU Toraja Utara Nomor 014/PP.03.2-Pu/7326/KPU-Kab/X/2019 dikeluarkan pada 31 Oktober 2019 lalu. Namun hingga saat ini belum ada peminatnya,” pungkasnya. (*)

Komentar