oleh

Baru Dua Bulan di DPR, Aksi Nyata Hasnah Syam Mulai Terasa

Editor : Lukman Maddu-Politik-

BARRU, BACAPESAN.COM – Kendati baru sekira dua bulan menjabat sebagai anggota DPR RI, namun aksi nyata drg Hj Hasnah Syam mulai terasa untuk daerah pemilihannya, terutama di Kabupaten Barru.

Itu tercermin dari peran istri dari Bupati Barru Suardi Saleh ini yang “memboyong” Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk menggelar sosialisasi mengenai pentingnya memahami standardisasi makanan dan obat-obatan.

Selama dua hari terakhir, BPOM melalui Direktorat Standarisasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, menggelar sosialisasi di Barru. Setelah sehari sebelumnya melibatkan sejumlah elemen di baruga rumah jabatan bupati, kini yang disasar, yakni warga di Mallusetasi, Sabtu (14/12/19).

Khusus di Mallusetasi yang dipusatkan di Arum Pala Hotel, menghadirkan Kepala BPOM Sulsel, Abdul Rahim, serta beberapa tim BPOM Pusat. Mereka memaparkan materinya di depan peserta, baik tokoh masyarakat, kader Posyandu, maupun kader PKK.

Anggota DPR RI Hasnah Syam yang sengaja “menggandeng” BPOM, menuturkan, jika salah satu fungsi dan tugasnya di Komisi 9 DPR RI, yakni membidangi masalah kesehatan. Karena itu, di kunjungannya ke Barru, ia meminta BPOM memberikan sosialisasi.

“Kenapa saya “memboyong” BPOM untuk melalukan sosialisasi tentang standarisasi obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetik, biar masyarakat Barru bisa mengetahui mana obat dan kosmetik yang baik untuk digunakan,” terang Hasnah Syam yang juga eks Kepala Dinas Kesehatan Barru.

Selain itu, Hasnah yang tak lain mantan Direktur RSUD Pinrang ini, sekaligus menaruh harapan kepada peserta sosialisasi, agar pengetahuan yang didapatkan bisa ikut disosialisasikan langsung ke masyarakat luas, agar penggunaan obat dan kosmetik yang membahayakan kesehatan bisa diminimalisir.

Sehari sebelumnya, Bupati Barru Suardi Saleh yang memberi pengarahan di sosialisasi BPOM di baruga rumah jabatan, secara khusus mengingatkan kepada semua elemen masyarakat untuk mewaspadai penggunaan bahan-bahan kimia untuk jenis makanan, obat-obatan, maupun alat kosmetik.

Menurutnya, salah satu antisipasi soal penggunaan bahan berbahaya, yakni mengintensifkan sosialisasi ke masyarakat. Karena itu, ia meminta kader PKK ikut terlibat aktif turun menyosialisasikan ke masyarakat.

“Saya berharap agar para kelompok TP PKK Kabupaten Barru beserta peserta sosialisasi turun menyosialisasikan langsung ke masyarakat,” kata Suardi Saleh saat memberikan sambutan.

Baginya, turun langsung ke masyarakat dengan menyampaikan informasi sesuai yang didapatkan di sosialisasi, dianggap sangat penting. Mengingat, tidak sedikit warga mengkonsumsi bahan kimia yang berbahaya karena ketidaktahuan.

“Kita harus berusaha semaksimal mungkin, agar apa yang dikonsumsi warga itu aman, higienis, dan terbebas dari bahaya bahan kimia,” tambah Suardi Saleh di depan peserta sosialisasi. (Humas Barru)

Komentar