oleh

4 Manfaat Kacang Panjang Bagi Penderita Diabetes

Editor : Ashar Abdullah-Gaya Hidup, Kesehatan-

BACAPESAN.COM – Bagi pecinta kacang panjang, Anda patut berbahagia. Jenis kacang-kacangan ini digolongkan sebagai superfood, karena tinggi akan kandungan serat, protein, vitamin, mineral dan antioksidan. Namun, rendah lemak dan kolesterol.

Menurut American Diabetes Association (ADA), kacang panjang bahkan termasuk dalam makanan pilihan bagi pengidap diabetes.

Ini karena kacang yang punya nama ilmiah Vigna unguiculata subsp. sesquipedalis itu mampu membantu mengendalikan kadar gula darah.

Hal ini membuat pengidap diabetes akan terhindar dari komplikasi berbahaya. Berikut ini adalah kandungan gizi sekaligus manfaat kacang panjang untuk pengidap kencing manis.

1. Karbohidrat
Kacang panjang kaya akan karbohidrat, namun memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dari jagung. Ini artinya, kacang panjang tidak akan menyebabkan peningkatan kadar gula darah secara drastis. Kacang panjang juga mengandung jenis karbohidrat kompleks.

Ini berarti tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk mencernanya sehingga membantu gula darah tetap stabil. Menurut USDA, National Nutrient Database, tiap 100 gram kacang panjang mengandung 47 kalori, 8,3 gram karbohidrat, 2,8 gram protein, 0,4 gram lemak, dan 0 gram kolesterol.

2. Serat
Kacang panjang tinggi akan serat. Dengan demikian, kacang panjang dapat membantu memperlambat proses pencernaan karbohidrat sehingga menstabilkan kadar gula darah untuk waktu yang lebih lama.

Serat dalam kacang panjang juga bermanfaat dalam membantu meningkatkan respons insulin terhadap gula dan membantu proses pembakaran lemak.

American Heart Association (AHA) bahkan mengatakan bahwa serat dalam kacang panjang juga dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL). Semakin rendah kadar kolesterol jahat di dalam tubuh, semakin minimal pula risiko penyakit jantung, stroke dan obesitas.

3. Protein
Kacang panjang merupakan salah satu sumber protein nabati, yang berfungsi untuk membangun sel-sel dalam tubuh. Makanan yang tinggi protein juga membuat rasa kenyang yang lebih lama, sehingga menurunkan risiko makan berlebih dan obesitas.

Komentar