oleh

Antisipasi Kebutaan Bayi Prematur, Proyek Pencegahan Retinopati Prematuritas Hadir di Makassar

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Hikmah-Gaya Hidup, Kesehatan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Tingginya resiko gangguan kesehatan mata terhadap bayi prematur membawa Helen Keller Internasional (HKI) mengemban aksi untuk mencegah kebutaan akibat prematuritas (Retinopathy of Prematurity/RoP).

Menggandeng Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PEDAMI) Sulsel, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sulsel dan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas Hasanuddin, bersama-sama meluncurkan prakarsa baru yakni skrining RoP atau proyek pencegahan retinopati prematuritas yang didukung pendanaan penuh dari program Seeing Is Believing yang merupakan inisiatif global dari Standard Chartered Bank.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, dr Bachtiar Baso mengapresiasi dihadirkannya RoP ini. Menurutnya, RoP sangat membantu bagi perbaikan kesehatan khususnya bayi prematur.

“Ini sebuah penemuan baru, dimana dalam usia satu bulan masalah mata bayi prematur dapat terdeteksi. Jika ini berhasil maka akan menjadi yang pertama di Indonesia” Katanya dalam sosialisasi di Gedung Ipteks Unhas Kamis (19/12/2019) kemarin.

Sementara itu, Head of Corporate Affairs Standard Chartered Bank Indonesia, Diana Mudadalam menjelaskan, ini merupakan kepedulian terhadap sesama untuk mencegah kebutaan di Indonesia.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua PERDAMI Sulsel Dr.dr.Habibah Sy. muyiddin. Menurutnya hadirnya RoP ini agar pengelihatan bayi bayi prematur bisa terselamatkan sehingga kualitas hidupnya lebih baik.

“Proyek pencegahan Retinopati Prematuritas ini membutuhkan dukungan dari Dinas Kesehatan dan Rumah sakit rumah sakit yang ada di Makassar,” katanya.

Komentar