oleh

Inspektorat Catat 8 Poin Proyek Stadion Barombong Bermasalah

Editor : Ashar Abdullah-Headline, Korupsi, Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Berdasarkan hasil audit kontruksi Stadion Barombong, Inspektorat Sulsel akhirnya mengeluarkan 8 poin sebagai bahan perhatian pengerjaan konstruksi.

Dari hasil audit tim ahli konstruksi dari Fakultas Teknik Unhas itu menyebut sejumlah persoalan bangunan proyek itu masih bermasalah. Persoalannya adalah terdapat kelemahan struktur bangunan dibeberapa titik pada tribun stadion tersebut.

Kepala Inspektorat Sulsel, Salim AR mengatakan, hasil audit Stadion Barombong keluar sejak Jumat lalu. Hasil audit ini nantinya akan menjadi pertimbangan kelanjutan pembangunan stadion bertaraf internasional itu.

“Tentu ini menjadi bahan pertimbangan kita untuk dikerjakan kembali,” ujarnya.

Dia mengaku, dalam waktu dekat akan menyampaikan hasil audit Stadion Barombong ke Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA).

“Akan kita laporkan ke pak Gubernur hasil Audit Konstruksi Stadion Barombong ini,” kata dia.

Nurdin Abdullah mengatakan, dirinya belum bisa melanjutkan pengerjaan di Stadion Barombong. Alasannya, selain fisiknya tidak memungkinkan, juga masih terkendala lahan yang diserahkan GMTD hanya bersifat Fasum, bukan Hibah.

“Disamping itu memang kita masih terkandala Maslaah lahan. Jadi jangan kitadigiring ke sesuatu yang tidak bisa kita lakukan. Saya kalau clear semua pasti saya selesaikan, termasuk itu kan bisa dimanfaatkan segera ke masyarakat,” kata NA, kemarin.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini juga menyebut dirinya lebih baik melanjutkan pengerjaan Stadion Mattoanging. Alasannya, akses menuju ke Mattoanging bisa dari segala penjuru, berbeda dengan Stadion Barombong yang hanya memiliki satu akses yang sempit.

“Apalagi di Mattoanging segera kita pugar. Tadi itu sudah terjawab bahwa hasil audit fisik tribun timur dan barat lemah. Nah sekarang kita harus hitung, yang mana yang lebih cepat dimanfaatkan oleh masyarakat, yang paling cepat itu adalah Mattoanging. Kenapa? Karena posisinya, akses dari depan dari balakang dari samping bisa. Kalau Barombong, hanya satu tidak ada even aja sudah macet. Itu yang harus kita coba pahami,” bebernya NA. (*)

Komentar