oleh

Satpol PP Makassar Sita 2004 Dos Miras

Editor : Ashar Abdullah-Headline, Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Mendekati perayaan tahun baru, Satuan Polisi Pamong Praja kembali melakukan razia minuman keras di sejumlah tempat hiburan malam maupun kios kecil di sekitaran wilayah hukum Polsek Mariso.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Iman Hud mengungkapkan, selain melakukan pemeriksaan surat izin minol, razia kali ini juga untuk mengantisipasi tindakan kriminal menjelang perayaan tahun baru.

“Razia kali ini dilakukan untuk mencegah terjadinya tindakan kriminal menjelang tahun baru, sekaligus melakukan pengecekan terhadap surat izin penjualan minuman beralkohol dibeberapa tempat,” katanya.

Selama tahun 2019 ini, kata Iman pihaknya telah menyita 2004 dos minuman keras dengan berbagai merek.

“Sudah sekitar 2004 dos yang disita,” kata Iman.

Iman mengungkapkan hasil sitaan itu diperoleh dari berbegai tempat hiburan malam maupun rumah bernyanyi.

“Yang kami sita itu ada di Kios Semarang, dapur Sulawesi, delima cafe, cafe dangdut, miirama warung 77 dan beberapa tempat hiburan ataupun rumah bernyanyi lainnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, petugas dari satuan polisi pamong praja beserta dinas instansi terkait juga menggelar razia rumah makan disepanjang pantai losari. Sejumlah rumah makan dan cafe yang dirazia ini masing-masing, RM. Kios Semarang, Wisma dan RM Pelangi Indah, KarebaSeafood, Kedai88 Noodle, Emerald Cafe dan Dapoer Sulawesi.

Kepala Dinas Perdagangan (Disperindag) Kota Makassar, Andi Muh Yasir mengatakan, razia ini dilakukan dalam rangka menjelang perayaan natal 2019 dan tahun baru 2020. Sejumlah cafe dan rumah makan yang dilakukan razia karena terindikasi melakukan penjualan minuman beralkhol tanpa dilengkapi dengan izin edar.

“Kami mengecek bahwa apakah mereka miliki izin atau tidak. Dan setelah kita turun secara terpadu, kita melihat memang mereka ini tidak memiliki izin penjualan minuman beralkohol,” kata Muh Yasir saat ditemui di lokasi usai razia, beberapa waktu lalu

Karena tidak mengantongi izin, sehingga tim terpadu melakukan penyitaan terhadap sejumlah minuman beralkohol yang dijual secara bebas oleh penguasaha nakal itu. Dan selanjutnya, kami dari Tim Terpadu mendorong agar para pengusaha ini segera melengkapi surat izin menjual minuman beralkohol.

“Ada enam lokasi yang dilakukan razia. Mereka ini terbukti tidak memiliki izin jual miras sehingga sedikitnya ada puluhan dos yang berisi ribuan botol miras yang disita,” jelasnya. (*)

Komentar