oleh

Awal Tahun, Seniman Maros Gelar Panggung Ekspresi

Editor : Ashar Abdullah-Daerah, Maros-

MAROS, BACAPESAN.COM – Seniman Maros memanfaatkan awal tahun 2020 unjuk karya panggung ekspresi 2020 yang akan digelar besok, Jum’at malam, 3 Januari 202 di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Maros dimulai pukul 7 malam.

Inisiator kegiatan ini, Lory Hendrajaya menjelaskan jenis pertunjukan ini akan didominasi pembacaan puisi, akustik dan tari kreasi.

“Kegiatan ini murni inisiatif seniman Maros yang melihat harus ada panggung awal tahun untuk melahirkan karya dan memberi kesempatan pada pemuda berbakat seni untuk menunjukkan apresiasinya,” jelasnya.

Beberapa seniman akan tampil antara lain : Ras A. Gaffar, Tunggal Hayaskoro, Wawan Mattaliu, S. Alwi Assaggaf, Safri Dg Jarre, Hendra Cipta, Ilham Halimsyah,Sarnawiah Saing , Ima Fatimah, Ihwana Asad, dan Asisten III Setda Maros Sulaeman Samad , dan beberapa seniman Maros lainnya. Selain puisi akan tampil pula music akustik dan tari kreasi dari seniman seniman muda Maros yang tersebar di berapa sanggar .

Kegiatan ini difasilitasi tempat oleh Dinas Perpustakaan yang mengembangkan paradigm baru perpustakaan yang tidak hanya menjadi tempat membaca tapi juga tempat mengapresiasi semua bacaan dan tempat pengembangan gerakan literasi.

“Selain person, acara ini juga mengundang kelompok kelompok kesenian dan organisasi di kabupaten Maros untuk memeriahkannya. Acara ini dikemas sangat sederhana dengan panggung dan sarabba, ubi goring dan pisang goreng. Kami menggelar acara ini dengan sesantai mungkin, biar rileks dan bisa menikmati pertunjukan teman teman berkesenian,” tambahnya.

Ikut sebagai salah seorang pembaca karya puisi nya Sulaeman Samad, Asisten III pemkab Maros mengapresiasi kegiatan ini sebagai wadah apresiasi dan pertunjukan yang bisa menyuburkan karya pekerja seni di Maros.

Sulaeman berharap kegiatan seperti ini digelar sesering mungkin supaya seniman punya wadah ekspresi dan apresiasi.

“Bagusnya, kegiatan seperti ini lebih intens kita gelar kedepannya. Mengingat, pemuda Maros itu punya potensi besar dalam dunia kesenian, akan tetapi kurangnya ruang sehingga bakat dan kemampuan mereka tak tersalurkan dengan baik. Saya kira, ini sangat bagus, luar biasa,” ujarnya. (*)

Komentar