oleh

Abdi Asmara Minta Tender RS Batua Dipercepat

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Hikmah-Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESANC.COM – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pokok 2020 telah diketuk DPRD Kota Makassar. Dewan meminta agar seluruh program fisik Pemerintah Kota (Pemkot) untuk segere melakukan tender dini, termasuk pembangunan RS Batua.

Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Abdi Asmara mengatakan, pihaknya mendesak Pemkot Makassar agar tender RS Batua dipercepat. Apalagi, program fisik ini telah memiliki perencanaan sehingga untuk tahun ini sisa pelaksanaan pembangunan.

“Inikan sudah dianggarkan dan sudah ada di Dinas Pekerjaan Umum (PU). Saya sudah tegaskan, minta PU mempercepat lelangnya ini RS Batua,” ucap Abdi Asmara, Selasa (7/1).

Kata Abdi, pembangunan rumah sakit tipe C ini diharapkan bisa dilakukan awal tahun. Pasalnya, banyak masyarakat Kota Makassar yang akan membutuhkan pelayanan dari rumah sakit batua, khususnya prasejahtera. Apalagi, program ini lanjutan dari tahun-tahun sebelumnya.

“Triwulan pertama ini bisalah dilelangmi. Anggaran Rp50 miliar ini kita minta dilelang karena anggaran besar seperti itu terlambat lagi lelangnya itu bisa gagal lelang lagi. Yang rugi, itu masyarakat,” ungkapnya.

Sambung Sekretaris Demokrat Makassar ini, pelaksanaan tender di barang dan jasa dipercepat acap kali terjadi kesalahan yang bisa mengakibatkan gagal tender. “Nah, jika lelang ini cepat dilaksanakan dan tidak diminta-minta gagal, kan bisa dilelang ulang dengan masa waktu yang masih memungkinkan dibangun,” katanya.

“Setelah tiga kali gagal tender, kan bisa langsung menunjuk siapa yang bisa ambil ini barang dan berhitung waktu yang masih mungkin dilaksanakan,” tambahnya.

Sementara, Kepala Bidang Bina Teknik Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Ansuard mengatakan, pembangunan RS Batua ini berpotensi untuk dilakukan tender cepat. Hanya saja, ada perbaikan dan penyempurnaan dokumen pendukung.

“Konsultan pembangunan RS Batua ini kemarin sudah dikontrak. Kita tinggal melanjutkan, cuman ada dokumen yang mau dilengkapi karena ada masalah kemarin dari hitung-hitung,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Ansuard, pelaksanaan pembangunan RS Batua sisa menunggu dokumen terkait analisis lingkungannya dan revisia hitungan-hitungan dari perencanaan yang sebelumnya dilakukan di Dinas Kesehatan (Dinkes).

Komentar