oleh

Rawan Bencana, Wabup Pangkep: Sama-Sama ki Siaga

Lukman Maddu and Atho-Pangkep-

PANGKEP, BACAPESAN.COM – Tingginya intensitas curah hujan di awal tahun 2020 ini, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai siaga. Kabupaten Pangkep sendiri hampir setiap tahun menjadi langganan banjir.

Wakil Bupati Pangkep, H Syahban Sammana mengatakan, dalam hal penanggulangan bencana, dibutuhkan sinergi seluruh pihak baik ditingkat desa/kelurahan hingga kabupaten.

“Menanggulangi bencana ini kita harus bersama-sama, semua tingkatan. Sebenarnya sudah jauh-jauh hari kita sudah antisipasi, karena Pangkep ini akrab dengan banjir tiap tahunnya,” ujar Syahban, usai memimpin Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam, di Lapangan Citra Mas Pangkajene.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Pangkep, Kallang Ambo Dalle mengatakan saat ini telah dibangun dua posko penanggulangan bencana. Posko utama terdapat di halaman gedung Islamig Center, kemudian satu posko pengendalian dan monitoring tanggap bencana, di kelurahan tekolabbua, kecamatan Pangkajene.

“Posko pengendalian dan monitoring ini dekat dengan muara sungai kampung lembaya, kelurahan tekolabbua. lokasinya disitu kita dirikan lantaran diwilayah itu sering terjadi kapal kandas, dan sekaligus monitor gelombang laut,” jelas Kallang.

BPBD sendiri mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada lantaran banjir tidak hanya akibat curah hujan tinggi, namun adanya luapan air sungai akibat pertemuan gelombang laut,” tambahnya.

Khusus dua titik yang menjadi rawan banjir dengan genangan tertinggi, yang terletak di Jalan Flamboyan, keluarahan Padoang-doangan, dan di Jalan Andi Ma’rudani, keluarahan Tumampua, kecamatan Pangkajene, sudah diantisipasi dengan pembangunan saluran air baru, dan satu unit pompa mobile berkapasitas besar yang disiapkan dinas Pekerjaan Umum. (*)

Komentar