oleh

Dewan Deadline Pengusaha Yang Tak Daftarkan Karyawan ke BPJS Kesehatan

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Ratih-Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap sejumlah perusahaan “nakal” yang tidak mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Hasilnya, dewan memberikan deadline kepada badan usaha tersebut hingga akhir Januari untuk mengurus kepesertaan karyawannya.

Ketua Tim Sidak, Abd Wahid menyampaikan agenda inspeksi mendadak ke sejumlah badan usaha merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan BPJS Kesehatan. Berdasarkan catatan, masih ada pengusaha yang belum mendaftarkan karyawannya.
“Kita warning mereka untuk mendaftarkan karyawannya BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Kami beri deadline sampai Januari ini,” jelas Abd Wahid, Senin (13/1).

Dijelaskan legislator dari fraksi PPP ini, pengusaha wajib memberikan fasilitas kepada karyawan yang salah satunya kepesertaan untuk kesehatan. Pasalnya, jika belum didaftarkan lalu kemudian sakit maka akan menjadi beban bagi APBD.

Diketahui, sidak yang dilakukan Komisi D DPRD ini diprioritaskan bagi pekerja yang memiliki identitas atau ber-KTP Kota Makassar. Ada dua lokasi yang menjadi perhatian dewan yakni CV Daeng Kuliner dan Poltekkes Muhammadiyah Makassar.

“Dari data yang diberikan, CV Daeng Kuliner ditemukan belum mendaftarkan karyawannya. Jumlah hampir 350 orang,” katanya.

Selanjutnya, sidak akan terus dilakukan ke semua badan usaha berdasarkan catatan BPJS Kesehatan. Rencananya, sidak ini akan dilakukan hingga Jumat (17/1) dengan menyisir usaha-usaha yang disinyalir nakal lantaran tak mendaftarkan karyawan ke BPJS Kesehatan.

Komentar