oleh

Tipidkor Polres Takalar Mulai Lidik 10 Pembangunan IPAL dan MCK

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Supahrin-Daerah, Takalar-

TAKALAR, BACAPESAN. COM – Polres Takalar mulai melakukan penyelidikan terhadap proyek pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) kombinasi komunal Mandi Cuci, dan Kakus (MCK) yang tersebar di 10 titik di Takalar.

“Iya kami sudah mulai melakukan pendalaman dan sementara saat ini masih tahap lidik terhadap 10 pembangunan IPAL kombinasi komunal MCK di Takalar,”ungkap Kanit Tipidkor Polres Takalar, Ipda. Noviarif Kurniawan. S.Tr.K., MH, Jum’at (17/01).

Ia menambahkan, saat ini pihaknya telah turun di tiga lokasi pembangunan IPAL kombinasi komunal MCK dan belum sampai 100 persen penyelidiknya.

Langkah Tipidkor Polres Takalar mendapat apresiasi dari Ketua Lembaga Pemberantasan Korupsi dan Penegakan Keadilan (LPK-2) Sulsel, Suardi.

“Semoga secepatnya Tipidkor Polres Takalar dapat mengungkap dugaan korupsi terhadap pembangunan IPAL dan MCK tersebut yang kami anggap ada Mark-Up didalam pelaksaanaannya,” kata Suardi.

Lanjut Suardi, harga septic tank diduga sarat dengan permaianan oleh pihak pelaksana. Sebab harga di Rancangan Anggaran Biaya (RAB) Rp 170 juta untuk 5 [ondok pesantren sementara dia belikan di Makassar diduga hanya Rp 125 juta.
Sedangkan 5 Desa tersebar di Galesong diduga IPAL-nya tidak menggunakan mesin dan Septic Tank diduga bukan SNI, beber Suardi.

Sekadar diketahui, pengerjaan IPAL dan MCK tersebut masing-masing dikerjakan secara swakelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sumber dananya Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 melalui Satuan Kerja (Satker) Dinas PUPRPKP Takalar. (*)

Komentar