oleh

Hatta Rahman: Dukcapil Sudah Lebih Baik

Editor : Ashar Abdullah-Daerah, Maros-

Sementara itu, sekretaris Dinas Dukcapil Eldrin Saleh mengakui kendala yang dihadapi Dukcapil sehingga kadang pelayanan tersendat adalah jaringan yang tergantung pusat.

“Sistem kan terintegrasi dengan pusat, sehingga misalnya ada perubahan data penduduk tapi tidak connect jaringan maka otomatis tidak bisa jalan lagi,” beber Eldrin.

Kendala lain yang dihadapi Dukcapil adalah kepingan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dijatah dari pusat sehingga banyak warga yang mau cetak KTP tapi hanya diberi surat keterangan (suket). Menurut Eldrin, sekali pengambilan kepingan KTP di Jakarta pihaknya hanya dijatahi 500 keping KTP. Jumlah ini hanya mampu memenuhi kebutuhan 3 sampai 4 hari pencetakan KTP.

“Berdasarkan surat edaran menteri yang diutamakan pencetakan KTP adalah perekaman baru. Jadi yang dilayani hanya warga yang baru merekam sedangkan untuk yang hilang, rusak dan perubahan nama atau alamat hanya diberikan suket yang berlaku selama 6 bulan,” pungkasnya. (*)

Komentar