oleh

Dirut PD Parkir Makassar Raya Optimis Lampaui Target PAD

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Ratih-Headline, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Setelah dilantik sebagai Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya, H Irhamsyah Gaffar akan melakukan penertiban perparkiran sekaligus akan melatih juru parkir dalam menggunakan pengimputan Barcode.

Pasalnya, sistem pembayaran perparkiran akan dilakukan dengan menggunakan pengimputan barcode. Yang nantinya, masyarakat akan membayar parkir dengan menggunakan non cash. Sebab PD Parkir diberikan target sebanyak 46 miliar per tahun. Bahkan Irhamsyah optimis bisa melampaui dari target.

“Kami sudah menyiapkan alat yang namanya pengimputan Barcode yang digunakan oleh juru parkir yang di setiap titik. Sehingga apa yang dilakukan untuk membrcode kendaraan-kendaraan yang ada dan tidak menerima lagi pembayaran – pembayaran yang cash. tetapi yang namanya sosialisasi pasti digunakan dengan cara tukar uang tunai tersebut seperti semacam Ovo,” ujar Irhamsyah, Minggu (2/2/2020).

Setelah mendapatkan memorandum of understanding (MoU) dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Makassar, PD Parkir akan memanggil pihak ketiga PT Mitra Parkir Sukses untuk menyiapkan tempat-tempat parkir yang wajib disiapkan oleh pihak ketiga tersebut.

“Di PD Parkir itu pertama kami mendapatkan sebuah Mou dengan PTSP terkait masalah pemberian izin yang dilakukan oleh PTSP itu harus melalui rekomendasi dulu dari PD parkir. Yang Intinya kita juga harus menyampaikan ke perusahaan tersebut (PT Mitra Parkir Sukses) untuk menyiapkan yang namanya tempat-tempat parkir yang wajib mereka siapkan,” ungkapnya.

Irhamsyah menambahkan terkait parkir liar, pihaknya akan menarik merek untuk dijadikan juruparkir di PD Parkir supaya dapat membantu PD Parkir dalam penambahan PAD.

“Kalau bicara parkir liar sebenarnya bagaimana kita menarik mereka saja mereka ditarik dijadikan sebagai juru parkir di PD parkir supaya mereka membantu kita untuk penambahan PAD. Yang namanya target apa yang diberikan kepada kami target itu sebanyak 46 miliar Insya Allah kalau bisa kami melampauinya,” terangnya.

Komentar