oleh

Arsony : Pengalihan Dua Terminal Lantaran Lemahnya Penegakan Aturan

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Ratih-Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Direktur Utama (Dirut) PD Terminal Makassar Metro, Arsony akan melakukan pembenahan dan penataan terminal yang ada di Kota Makassar.

Seperti terminal Daya dan terminal Malengkeri. Saat ini, kedua terminal tersebut sedang dalam proses peralihan, terminal Malengkeri akan diambil alih oleh Pemprov Sulsel dan Terminal Daya oleh kementerian Perhubungan.

Arsony menganggap problemnya adalah lemahnya penegakan aturan yang seharusnya beberapa aturan yang mendasar seperti tentang undang-undang lalu lintas, aturan tentang Kementerian Perhubungan, aturan tentang Perda yang melandasi terminal, kemudian SK Walikota.

“Problemnya adalah lemahnya penegakan aturan kita tahu ada berapa aturan yang mendasar itu aturan tentang undang-undang lalu lintas aturan tentang Kementerian Perhubungan aturan tentang Perda yang melandasi Terminal kemudian SK Walikota tentang aturan-aturan ini yang seharusnya membackup asistensi Terminal,” jelas Arsony.

Menurut Arsony, seharusnya aturan tersebut yang membackup asistensi terminal. Ia melihat proses pengingkaran terhadapt minim/rendahnya penegakan aturan sehingga membuat blurnya fungsi terminal.

“Nah kita lihat proses penginkaran terhadap minimnya rendahnya penegakan aturan hingga kemudian yang membuat blur nya fungsi Terminal kita berharap kedepan bahwa semua pihak,” ungkapnya.

Namun, Arsony berharap para pihak yang berkompeten dan berwenang dalam penegakan aturan tersebut, bisa duduk bersama mencari solusi mengenai kepanjangan dan eksistensi PD Terminal.

“karena kami bukan eksekutor kami cuma penyedia sarana kita berharap Ke depan para para pihak yang kemudian berkompeten dan berwenang dalam penegakan Aturan ini kemudian bisa duduk bersama untuk mencari solusi mengenai kepanjangan dan eksistensi PD terminal,” harapnya. Minggu (2/2/2020). (*)

Komentar