oleh

Rektor UMMA Lepas 431 Mahasiswa KKN, Begini Pesannya

Editor : Ashar Abdullah-Edukasi, Kampus-

MAROS, BACAPESAN.COM – Sebanyak 431 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata resmi dilepaskan oleh Rektor UMMA, Prof. Nurul Ilmi Idrus, M.Sc., PhD untuk mengabdi di kabupaten Maros dan Pangkep.

Prof. Ilmi, sapaan akrabnya mengatakan, dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, KKN tersebut adalah salah satu wadah untuk implementasi visi kampus.

“Dalam pelaksanaan tridharma PT, khususnya KKN ini adalah salah satu ranah untuk bisa mengimplementasikan Visi kampus sebagai pelestari lingkungan dan kearifan lokal sehingga mengusung tema, Kampung Ramah Lingkungan. UMMA menjadi agen perubahan dalam menginisiasi ramah lingkungan. Makanya dalam setiap agenda-agenda kegiatan di kampus, kita tidak menemukan lagi benda-benda yang berpotensi menjadi sampah, khusus tahun ini sebagai kegiatan KKN salah satu contoh sederhananya adalah pengadaan spanduk posko,” yang berbahan kain. ujarnya.

Lebih lanjut oleh Dr. Hj. Suhartina R, S. Pd., M. Hum selaku ketua LPPM UMMA mengatakan bahwa mahasiswa ber-KKN tidak serta turun ke lapangan begitu saja, melainkan sudah dibekali dengan ilmu pengetahuan secara teoritis dan pembekalan teknis KkN secara serentak tentunya.

Lebih daripada itu mahasiswa harus mengutamakan hubungan interaksi secara harmonisasi dengan masyarakat yg mengedepankan ciri islamiyah dari perguruan tinggi sebagai universitas muslim.

Sementara itu, di lain kesempatan ketua panitia pelaksana, Ince Nasrullah, S.Pd., M.Hum menyampaikan bahwa ratusan peserta KKN tersebut tersebar di 30 desa, yakni 18 desa di Maros, dan 12 desa sebagai program KKN Tematik di kabupaten Pangkep. Di Maros, posko tersebut berada di 3 kecamatan, yakni sebanyak 6 desa di kecamatan Simbang, 6 desa di kecamatan Tanralili, dan juga 6 desa di kecamatan Tompobulu. Untuk Pangkep tersebar di 6 kecamatan, yakni Bungoro, Segeri, Minasa Te’ne, Ma’rang, Mandalle, dan Balocci.

“Jadi peserta ini tersebar di dua kabupaten, yakni Maros dan Pangkep. Kalau di Maros ada 3 kecamatan, kalau di Pangkep terdapat 6 kecamatan. Khusus tahun ini Kita tentu berharap bahwa pelaksanaan nantinya dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. (*)

Komentar