oleh

Gelar Musrembang, Camat Wajo Bahas Insfrastruktur

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Ratih-Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Kecamatan Wajo menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (musrembang) tahun 2020, di Hotel Condotel Makassar, Rabu (5/2/2020).

Musrembang ini diikuti oleh seluruh RT/RW dari masing-masing kelurahan yang ada di kecamatan wajo. Dalam musrembang ini, pihak kecamatan membahas pembangunan infrastruktur, seperti masalah Drainase, Parkir, ekspedisi, dan Sumber daya manusia yakni UMKM.

Camat Wajo Ansar Kalam, mengatakan, ada beberapa masalah yang paling krusial di kecamatannya, yakni masalah drainase dan parkiran.

Pihaknya sangat terbantu dengan petugas darinase yang senantiasa membersihkan drainase. Namun, menurut ansar perlu diperhatikan masalah gaji petugas drainase yang terlalu rendah Rp40.000 sehari.

Untuk itu, Ansar berharap ada penambahan gaji bagi petugas drainase supaya menambah gain gairah kinerja mereka. Sebab menurut dia, gaji petugas drainase belum cukup.

“Masalah yang paling krusial ada beberapa, pertama masalah drainse. Drainase cukup lancar ini berkat adanya satgas drainase yang senantiasa membersihkan drainase. Tapi ini perlu diperhatikan masalah gaji mereka, gaji mereka cukup rendah Rp40 ribu. Kami minta kalau bisa ada penambahan untuk menambah gairah kinerja mereka. Secara garis besar UKM kami sangat banyak, kami ada salah satu staf kami yang melakukan Diklat pim pendidikan tingkat empat kami mencoba mengangkat tema itu coba dikaji lah, bagaimana mereka bisa mengembangkan usahanya dengan mengunakan teknologi yang ada,”jelas Ansar

Ansar mengatakan masalah parkir sering menjadi momok di kecamatan wajo, seperti disepanjang jalan Sulawesi, pasar sentral dipusat jalan irian, sering macet karena tidak teraturnya parkir.

Untuk itu, Ansar mengharapkan supaya petugas parkir lebih bagus mengelolah perparkiran. Ia menyarankan supaya petugas parkir juga melibatkan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di kecamatan wajo.

“Kedua masalah parkir. Ini sering menjadi momok di kec Wajo. Sepanjang jalan Sulawesi juga ini sering macet. Kemudian masalah pasar sentral dipusat jalan irian itu juga Sering macet karena tidak teraturnya parkir, kami berharap petugas parkir bagus dalam mengelola, mungkin bisa dilibatkan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dikec wajo sehingga kami bisa ikut Mengatur,” jelasnya.

Menurutnya, masalah ini sebenarnya mudah, jika petugasnya bisa diatur. Kata Ansar tidah harus melihat orientasi harus banyak PAD.

“Persoalannya ini, sebenarnya tidak susah kalau mereka mau diatur terutama petugasnya, kalau memang tidak mau diatur ya ganti saja kan selesai. Bukan cuman melihat orientasi bahwa harus banyak PAD, memang disatu sisi harus ada PAD tapi sisi lain juga harus memperhitungkan arus lalin yang ada, di kec Wajo Sebagai salah satu pusat perdagangan di Makassar,” tegasnya. (*)

Komentar