oleh

Pemkot Makassar Belum Siap Dengan Regulasi Penghapusan IMB

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Ratih-Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Pemerintah pusat saat mewacanakan mengeluarkan regulasi penghapusan Izin Mendirikan Bagunan (IMB) sejak November 2019 lalu.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie menyebut jika IMB dihapuskan maka pendapatan Pemkot Makassar akan menurun drastis.

Saat ini target pendapatan DM & PTSP Kota Makassar sebanyak Rp78 miliar dari target yang diberikan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Saat ini, sesuai dengan permendgri PP 78, DPM PTSP hanya fokus pada pelayanan, untuk pendapatan dan target itu diserahkan kepada SKPD teknis masing-masing.

Selain itu, Bukti mengaku, sampai saat ini pihaknya belum mendapat pemberitahuan dari pusat baik lisan maupun tulisan, mengenai hal tersebut. Artinya belum diberlakukan. Tetapi kata Bukti, jika keputusan itu diberlakukan maka pihak pemkot akan mematuhinya.

“Tapi dampaknya kalau IMB itu betul dihapus ya sangat liarbiasa. Yang pertama kita tidak bisa mengatur peruntukan dari pemohon. Contoh misalnya izin mendirikan rumah sakit kemudian area itu sebenarnya tidak memungkinkan bisa ada rumah sakit, kira-kira pengawasannya seperti apa. Ke dua pendapatan kita berkurang dari Rp75 miliar. Itu dari target tahun ini yang ditetapkan oleh Bapenda,” terang Bukti.

“Bagi kami apa yang menjadi keputusan pusat kami patuhi. Tapi sampai saat ini belum ada, baik lisan maupun tertulis. Wacana itu sebenarnya sudah lama, empat bulan yang lalu kalau tidak salah,” ujar Bukti, Kamis (6/2/2020). (*)

 

Komentar