oleh

80 Calon Anggota PPK Soppeng Ikuti Seleksi Wawancara

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Ilham-Pilkada, Politik-

SOPPENG, BACAPESAN.COM – Menghadapi Pilkada Kabupaten Soppeng tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Soppeng laksanakan seleksi wawancara Calon Anggota Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Senin (10/02/2020).

Pelaksanaan seleksi wawancara yang digelar di Aula KPU Kabupaten Soppeng tersebut berlangsung dari tanggal 08 hingga 10 Februari 2020.

Dari 80 orang peserta yang ikut wawancara nantinya akan di ambil sebanyak 40 orang untuk disebarkan di 8 Kecamatan di Kabupaten Soppeng

Divisi Sosialisasi, Parmas dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kabupaten Soppeng, Endra Irawati saat ditemui mengatakan, calon peserta yang masuk seleksi wawancara pada dasarnya sudah memenuhi persyaratan kemampuan menjadi anggota PPK,

“Sebenarnya dari 80 peserta, sudah memenuhi persyaratan, karena sudah melalui ujian sistem CAT,” ujarnya.

Namun, lanjut Endra, dari 80 calon, pihaknya akan saring kembali menjadi 40 untuk ditempatkan di 8 kecamatan yang ada di Kabupaten Soppeng.

“Sebenarnya sudah bersyarat, namun kita hanya membutuhkan 40 yang nantinya tiap kecamatan ditempatkan 5 anggota PPK dan sisanya merupakan cadangan,” katanya

Untuk itu, dari 80 tersebut kita melakukan tahapan wawancara untuk mengetahui ataupun mengumpulkan informasi dari calon PPK terkait kemampuan, mental, keterampilan maupun kepribadian calon anggota PPK.

“Banyak hal yang bisa kita temukan di tahapan wawancara ini, dan wawancara ini bukan hanya seremonial, karena untuk menjadi anggota PPK tidak mudah, harus mempunyai dedikasi yang tinggi, semangat serta kejujuran dan selalu menjaga netralitas didalam pelaksanaan Pilkada nanti,” jelas Endra

Selain itu, tahapan wawacara ini tentunya dijadikan tempat klarifikasi terkait tanggapan masyarakat yang masuk ke KPU terhadap calon anggota PPK

“Wawancara ini juga dijadikan tempat klarifikasi terkait dengan tanggapan masyarakat, karena sebelumnya KPU menerima sejumlah tanggapan terhadap calon anggota PPK,” ujarnya

“Jika ada tanggapan yang masuk, tentunya kita klarifikasi, jika calon pernah aktif di parpol tentu kita meminta persuratan pengunduran dirinya paling tidak sudah lima tahun,” sambung Endra. (*)

Komentar