oleh

KLIK Sulsel Minta APH Dalami Indikasi Korupsi di Desa Parangmata

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Supahrin-Daerah, Takalar-

TAKALAR, BACAPESAN.COM – Aktivis Anti Korupsi Komunitas Lintas Kampus (KLIK) Sulawesi Selatan, Isra, meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun memeriksa Indikasi Korupsi Dana Desa (DD) di Desa Parangmata, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar tahun 2019.

Menurut Isra, dia telah menemukan beberapa dugaan markup anggaran dalam beberapa proyek di Desa Parangmata. Seperti proyek pengadaan mesin pompa air (pertanian) sebanyak 20 buah dengan harga Rp. 2.000.000 merek ocha, sementara harga mesin di toko hanya Rp. 1.050.000, kata Isra, Senin (17/02).

Selain itu, proyek pengadaan Hands prayer 100 buah dengan harga di Rancangan Anggaran Biaya (RAB) Rp. 900.000, perbuah sedangkan harga ditoko hanya Rp. 450.000.

Proyek Pekerjaan jalan cor beton di Dusun Tama’lalang volume 171 Meter dan hanya memakai dua truk sirtu sedangkan di Dusun Ballaparang volume 200 meter diduga tidak sesuai dengan bestek.

Dimana ketebalan di RAB 18 cm namun kenyataan dilapangan tidak sesuai dan waktu pekerjaannya baru dilaksanakan setelah lewat bulan januari tahun 2020. Proyek pengadaan sapi 13 ekor anggaran Rp. 136.000.000 diduga sapi tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi, ungkap Isra

Sehingga kami menganggap ini berpotensi Kerugian Negara ditaksir Rp. 180.000.000 dari empat item proyek tersebut, tutupnya.

Sementara Penjabat (Pj) Desa Parangmata, H. Baharuddin saat berusaha dikonfirmasi via telpon dan Whatsapp tidak berhasil, Senin (17/02). (*)

Komentar