oleh

Program Pengadaan Parkir Elektronik Ditolak

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Ratih-Headline, Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Aliansi Juru Parkir Makassar melakukan aksi demonstrasi menolak parkir elektronik dan swastanisasi parkir Makassar di depan Kantor PD Parkir Makassar Raya, Senin (17/2/2020).

Aksi tersebut dilakukan oleh puluhan juru parkir (jukir) dengan menyatakan sikap, yakni Menolak pemasangan alat parkir elektronik, Tolak kenaikan setoran dan pemiskinan juru parkir, audit PD Parkir, tindak lanjut kasus Korupsi PD Parkir di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel dan Pendapatan PD Parkir harus Transparan dan Akuntabel.

Lembaga Bantuan Hukum, Mira mengatakan, seluruh juru parkir yang ada di kota Makassar dan organ yang ikut beraliansi menolak kebijakan PD Parkir yang dianggap mengambil kepurusan sepihak untuk pengadaan alat parkir elektronik.

“Sebenarnya seluruh Jukir yang ada di kota Makassar dan seluruh organ yang ikut beraliansi menolak kebijakan PD Parkir yang dinilai sepihak memasang terminal parkir. Seperti yang kita ketahui sejak tahun 2019 ada pemasangan terminal parkir elektronik tapi program tersebut gagal karena di tolak semua jukir,” ujar Mira.

Menurutnya, jika alat parkir elektronik diterapkan, maka akan berlaku sistem karyawan dari PD Parkir. Sementara, jukir bukan karyawan dari PD Parkir.

“Segala bentuk kebijakan hari ini kita menolak karena sangat-sangat merugikan. Kembalikan hak-hak juru parkir seperti sediakala. Jangan menginterpensi terlalu jauh karna jukir rajin memberika retribusi kepada pd parkir. Terus, kita menyoroti kasus korupsi yang ada di PD parkir sampai hari ini belum jelas sudah berapa tersangkah yang hadir. Update terbaru cuma 1 tersangkah dari pihak pd parkir. Kenaikan setoran kami juga menolak itu, yang menjadi 2 kali lipat,” tutupnya Mira. (*)

 

Komentar