oleh

Ini Capaian Keberhasilan Pemkab Barru Selama Tiga Tahun

Editor : Lukman Maddu-Barru-

BARRU, BACAPESAN.COM – Pernyataan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah jika Bupati Barru Suardi Saleh telah berhasil mengangkat nama Barru, memang benar adanya. Setidaknya jika melihat data dan fakta capaian Pemkab Barru selama kepemimpinan Suardi Saleh tiga tahun terakhir.

Bupati Barru dalam memaparkan capaian pemerintah kabupaten, mengurai, berbagai karya telah diukir Barru selama selama tahun 2017 – 2019 sebanyak 27 penghargaan, baik berupa karya yang mendapatkan pengakuan yang berskala regional maupun nasional. Antara lain, Penghargaan Kepatuhan Tinggi 2019 tentang Pelayanan Publik dari Ombudsman RI, Piala Adipura Tahun 2019 dari Kementerian Lingkungan Hidup, Universal Health Care Coverage Tahun 2018 dari Kementerian Kesehatan dan Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI selama 3 tahun berturut-turut.

Sejalan dengan penghargaan itu, berbagai keberhasilan pembangunan telah dicapai, atau menunjukkan progress yang baik. Ini tercermin dari indikator pembangunan daerah. Seperti, PDRB meningkat dari Rp5,97 triliun pada 2017 diawal Suardi Saleh ditunjuk sebagai bupati definitif, menjadi Rp7,17 trilun pada 2019.

Pendapatan per kapita yang semakin meningkat dari Rp34,48 juta pada 2017 menjadi 41 juta pada tahun 2019.
Begitu pun pertumbuhan ekonomi meningkat dari 6,48 persen pada t2017 menjadi 7,08 persen pada 2019. Pertumbuhan ekonomi sebesar 7,08 persen ini melebihi rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional dan sedikit mendekati pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan.

Indeks pembangunan manusia meningkat dari 69,56 pada tahun 2017 menjadi 70,08 pada tahun 2019, dan menjadikan Kabupaten Barru berada pada kabupaten kelompok IPM kategori tinggi di Sulawesi Selatan. Sedangkan angka kemiskinan menurun dari 9,71 persen pada 2017 menjadi 8,57 persen pada tahun 2019.

Selain itu, Suardi Saleh mengurai berbagai proyek yang penandatangan prasastinya dilakukan oleh Gubernur Sulsel saat Hari Jadi Barru ke 60 tahun, Kamis (20/02/2020). Antara lain, Peningkatan Jalan Ruas Bulu Dua-Ampiri sebesar Rp9 miliar, pembangunan konstruksi fisik interior menara kantor bupati, termasuk Mal Pelayanan Publik Rp2,9 miliar.

Pembangunan Puskesmas Pancana Rp2,5 miliar, Pembangunan Gedung Poliklinik RSUD 1,9 miliar, pembangunan instalasi pengolahan air limbah domestik terpusat Rp2,5 miliar. Kemudian, kolam renang Waepubbu senilai Rp641 juta. Jembatan gantug di Maruala senilai Rp514 juta. Gedung pusat informasi pariwisata di Bola Pitue senilai Rp529 juta.

“Pencapaian indikator pembangunan daerah tersebut di atas, menunjukkan bahwa pemerintah telah hadir bersama dengan seluruh unsur tatanan yang ada. Bahu membahu dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,” kata Suardi Saleh mengurai capaian Pemkab Barru selama kurang lebih tiga tahun terakhir.

Berkenaan dengan Mal Pelayanan Publik, Suardi Saleh menyampaikan bahwa keberadaannya diawali dengan kesadaran terhadap pentingnya dan mendesaknya pelayanan publik bagi masyarakat yang lebih mudah, nyaman, transparan dan terintegrasi satu sama lainnya.

Keberadaan MPP Barru menunjukkan kesungguhan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat, sehingga pada gilirannya nanti dapat meningkatkan rasa memiliki, kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan.

Selain itu, secara jangka panjang diharapkan pula, Mal Pelayanan Publik ini dapat mendorong kemudahan berusaha dan berinvestasi di sektor ekonomi. Apalagi sebagai tahap awal, MPP Mal Barru didukung oleh 22 instansi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan jumlah layanan sebanyak 114 jenis.

“Kami berharap kehadiran Mal Pelayanan publik ini akan mendatangkan kebahagiaan bagi masyarakat Barru.Semua ada, bahkan bapak bapak bisa menyertakan anak-anaknya dan istri, sebab telah menyediakan tempat bermain anak maupun tempat bagi ibu,” urainya.

Komentar