oleh

Mahasiswi Unhas Asal Takalar Wakili Indonesia di Forum Internasional

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Ady-Headline, Takalar-

TAKALAR, BACAPESAN.COM – Menjadi diplomat tak mengenal dikotomi peran perempuan atau laki-laki. Semua hal dibagi rata dan dijalankan berdasarkan kompetensi yang dimiliki untuk melaksanakan peran pokok diplomasi, tak terkecuali dengan Miftahul Karima.

Perempuan Asal Takalar yang tercatat sebagai mahasiswi Universitas Hasanuddin (Unhas) jurusan Ilmu Politik pada 2019 mewujudkan impiannya menjadi ‘Diplomat’ di forum internasional.

Setahun jadi mahasiswi universitas ternama di Sulsel itu, Mifta didapuk mewakili Indonesia pada kegiatan Asia Youth International Model United Nations (AYMUN) yang dilaksanakan pada 15-18 Februari 2020 di Kuala Lumpur, Malaysia. Mifta terpilih usai megalahkan ribuan pendaftar lainnya.

AYMUN merupakan konferensi tahunan dimana para pemimpin muda dari seluruh dunia duduk bersama dalam sebuah majelis yang disebut rapat sesi dan masing-masing memainkan peran sebagai diplomat yang mewakili negara tempat mereka ditugaskan.

AYIMUN tahun ini adalah konferensi keempat yang diadakan setelah AYIMUN pertama di Kuala Lumpur, Malaysia (2017), AYIMUN kedua di Bangkok, Thailand (2018) dan AYIMUN ketiga di Malaysia (2019).

Pada kegiatan ini Mifta memainkan peran diplomasi untuk negara Burundi, salah satu negara di Afrika Timur serta pada sesi lainnya ia ditugaskan menjadi Komite UNICEF.

Berbagai manfaat yang dirasakan Mifta dan delegasi lainnya setelah mengikuti kegiatan ini seperti melatih berbagai softskill, belajar menjadi diplomat dan tentunya mendapatkan relasi baru dari pemuda di berbagai dunia. Hal ini sejalan dengan diutarakan Mifta.

“Kegiatan ini sangat luar biasa khususnya bagi seorang pemuda yang memiliki mimpi besar seperti saya, kita belajar bagaimana menjadi seorang diplomat untuk negara kita dan bernegosiasi dengan negara lain dalam mencapai kesepakatan. Kita juga bisa melihat dunia dari sini karena saling bertukar cerita dan memperkenalkan budaya masing-masing,” katanya.

Dalam surat elektroniknya menyebut bahwa sosok Mifta memang sangat menginspirasi, pada tahun tahun sebelumnya ketika masih berstatus palajar, Mifta merupakan pelajar yang aktif dengan berbagai kegiatan baik Setingkat Provinsi maupun Nasional, salah satunya pernah menjadi delegasi Integrity Youth Adventure dan menjadi Agen Pelajar Integritas Indonesia, hingga kini ia menjadi sosok inspiratif dikalangan pemuda di Takalar.

Hal itu dibenarkan oleh Rusdi Sammeng selaku Kepala Dinas Pendidikan Takalar yang sempat melepas keberangkatan Mifta ke Malaysia pekan lalu.

“Saya bangga dengan Mifta yang dapat mewakili Indonesia pada kegiatan tingkat internasional, semoga dapat menginspirasi pemuda lainnya di Indonesia khususnya di Takalar,” ujarnya. (*)

Komentar