oleh

Jelang Chelsea Vs Bayern Muenchen, Pelatih dan Pemain The Blues Beda Pendapat

Editor : Ashar Abdullah-Olahraga, Sepakbola-

LONDON, BACAPESAN.COM – Juru taktik Chelsea Frank Lampard menerima jika timnya mendapat label ‘underdog’ saat menghadapi Bayern Muenchen pada leg pertama 16 Besar Liga Champions di Stamford Bridge, London, Rabu (26/2) dini hari WIB.

Bayern menghadapi awal yang sulit musim ini sampai harus menggantikan manajer Niko Kovac dengan Hansi Flick November silam, tetapi sejak itu bangkit dan memimpin Bundesliga.

Klub Jerman itu sudah memenangi semua dari enam pertandingan fase grup Liga Champions mereka musim ini, termasuk menang besar 7-2 dalam laga tandang menghadapi Tottenham Hotspur Oktober tahun lalu.

Pertandingan Rabu dini hari nanti adalah pertama kalinya kedua tim berhadapan sejak final terkenal Liga Champions di Muenchen pada 2012 ketika Chelsea mengalahkan Bayern lewat adu penalti.

Lampard yang waktu itu menjadi pilar Chelsea, kini menyatakan The Blues bisa menarik manfaat dari status underdog. “Saya paham jika orang menyebut kami underdog karena mereka (Bayern) sangat kuat. Menjadi underdog, adalah kesempatan bagi kami untuk membalikkan keadaan,” kata Lampard seperti dikutip ESPN dalam lamannya.

“Saya kira pembahasan underdog lebih baik datang dari luar, dari orang yang yang melihat tidak akan menang. Ketika Anda melihat tim mereka, talenta yang sudah mereka punya, medali yang sudah mereka gapai, mungkin kami tak seberpengalaman itu,” imbuhnya.

Namun, gelandang Chelsea Mateo Kovacic malah tidak sependapat dengan pelatihnya, dengan menyatakan Chelsea masuk gelanggang dengan bekal yang sama dengan sang juara Bundesliga.

“Memang selalu lebih baik menjadi underdog itu, tetapi saya kira kami bukan underdog. Kami serupa, tak banyak perbedaan antara kami dan Bayern,” kata Kovacic. (antara/jpnn)

Komentar