oleh

Iqbal Suhaeb Siap Dampingi ASN Yang Terlibat Kasus Fee 30 Persen

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Ratih-Headline, Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menyebut akan memberikan pendampingan kepada aparat Pemerintah Kota (Pemkot) dalam hal ini, Aparatur Sipil Negeri (ASN) yang bermasalah kasus dugaan pemotongan anggaran disetiap Kecamatan di Kota Makassar atau kasus fee 30 persen.

Iqbal mengatakan, jika memungkinkan dan sifatnya bukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), pihaknya akan memberikan pendampingan melalui kuasa hukum dari pemkot sendiri.

“Saya tidak bicara kasus apanya. Tetapi bagi saya adalah setiap aparat Pemkot yang bermasalah dengan hukum dan itu belum terbukti, kita akan bantu. Apalagi aparat Pemkot Makassar. Yang Pening bukan OTT, kita akan dampingi. Tapi tidak jika OTT atau sudah terbukti. Kalau belum terbukti tentu kita akan anggap terduga tak bersalah sebagai aparat Pemkot,” ujar Iqbal, Kamis (27/2/2020).

Selain pengawasan dari lingkup internal dan eksternal, Iqbal mengungkapkan masyarakat juga harus turut mengawasi tidak ada lagi kasus dugaan pemotongan anggaran disetiap Kecamatan di Kota Makassar.

Diketahui, baru-baru ini tepatnya Pada 19 Februari 2020 lalu, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menahan Mantan Camat Rappocini Kota Makassar, Hamri Haiya atas kasus dugaan korupsi Fee 30 Persen itu. Hamri ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Makassar. (*)

 

Komentar