oleh

Jika Ical-Appi Berpasangan, IAS Ingin Appi Wakil

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Yadi-Headline, Partai, Pilkada, Politik-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Sehari setelah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengeluarkan rekomendasi kepada bakal calon Wali kota Makassar 2020 yaitu Syamsu Rizal alias Deng Ical.

Kini viral desain bertuliskan “Ical – Appi Somberena Makassar”. Tulisan ini menjadi tranding perdebatan di beberapa grup WhatsApp.

Mengingat selama ini santer menjadi perbincangan bahwa Appi-Ical pasangan di Pilwalkot Makassar. Hanya saja belum ada jawaban pasti kedua calon dalam hal kesepakatan.

Saat dikonfirmasi mengenai munculnya desain paket Ical-Appi. Tokoh politik Sulsel yang juga mantan Wali Kota Malassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) merespon positif.

Apalagi selama ini jika ke lapangan untuk bersosialisasi bersama Ical. IAS mulai terang-terangan akan mendorong Ical maju sebagai calon Wali Kota. Sedangkan Munafri Arifuddin alias Appi sebagai Wakil Wali kota.

“Kalau lihat akronominnya (tulisan itu) Appi wakil,” singkat IAS saat dimintai tanggapan, Kamis (27/2/2020).

Politisi Demokrat Sulsel ini belum menjelaskan alasan Ical calon Wali Kota sedangkan Appi sebagai calon Wakil Wali kota. Mungkin saja, ada perspektif tersendiri. Baik dari sisi pengalaman, elektabilitas, popularitas dan akseptabilitas.

Bisa saja karena Ical sangat mampuni. Apalagi pengalaman, perna menjadi wakil Wali Kota Makassar 2013/2018 lalu.

Diketahui, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah menentukan arah dukungan di pemilihan wali kota (Pilwalkot) Makassar 2020. Mereka bakal mengusung Syamsu Rizal atau Deng Ical sebagai bakal calon wali kota.

Arah dukungan tersebut berdasarkan pemberian surat tugas kepada Deng Ical. Surat tugas tersebut langsung diserahkan oleh Wakil Sekretaris Desk Pilkada DPW PKB Sulsel, Andi Fauzi Wawo di Kantor DPP PKB di Jakarta.

Dalam surat tersebut, Deng Ical diminta memenuhi sejumlah persyaratan yang diberikan kepadanya. Mulai dari mencari partai politik (parpol) lain untuk berkoalisi dan juga pasangan calon wakil wali kota.

Surat tugas tersebut juga menyebutkan bahwa Deng Ical diberi tenggat waktu hingga 26 Maret 2020 untuk memenuhi persyaratan tersebut. Jika tidak, maka surat tugas ini dinyatakan tidak berlaku lagi. (*)

Komentar