oleh

Lampu Kota Padam, Anggaran Pemeliharaan PJU Takalar Dipertanyakan

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Ady-Takalar-

TAKALAR, BACAPESAN.COM – Banyaknya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang padam di Kota Takalar menjadi sorotan dan pertanyaan sejumlah pihak. Pasalnya, lampu PJU yang padam tersebut merupakan penerangan utama disepanjang kota Takalar.

Terlebih, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar diduga telah mengeluarkan angggaran untuk pemeliharaan lampu PJU tersebut.

Hal tersebut diungkapkan salah satu warga Takalar, Hamzah saat dimintai tanggapannya, Sabtu (29/2/2020).

Menurut Hamzah, pihaknya sangat kecewa dengan banyaknya lampu PJU yang padam, padahal diduga ada nggaran untuk pemeliharaannya.

“Anggaran pemeliharaan PJU itu diduga ada. Kenapa lampunya padam. Padahal lampu ini manfaatnya untuk menerangi kota Takalar, uangnya dikemanakan ya?,” kata Hamzah.

Untuk itu, dirinya mempertanyakan kinerja bagian umum pada sekretariat Takalar dalam menyerap anggaran pemeliharaan PJU.

“Kita mempertanyakan kinerja bagian umum pada sekretariat Takalar dalam menyerap anggaran. Apalagi anggaran untuk pemeliharaan dan revitalisasi,” ucap Hamzah.

Sebelumnya, sejumlah warga yang bermukim di kota Takalar mengeluhkan padamnya sejumlah lampu PJU tersebut yang ada di sejumlah titit di kota tersebut.

Masyarakat khawatir, akibat padamnya lampu PJU tersebut, memicu kecelakaan di jalanan. Sehingga berdampak terhadap keselamatan pengendara yang melintasi jalan itu.

“Hampir semuanya lampu di kota Takalar padam. Jelas ini membahayakan bagi pengendara yang melintasi jalan tersebut,” kata Daeng Tiro salah satu warga Takalar yang melintas.

Dikatakan Daeng Tiro, bukan hanya dirinya yang khawatir untuk melintasi jalan tersebut, sejumlah warga juga merasa was-was saat melintas karena padamnya lampu PJU.

“Apalagi di jam-jam malam, karena jalan sudah sepi hingga membuat warga takut melintas. Saya khawatir ada masyarakat yang jadi korban akibat padamnya lampu PJU,” beber Daeng Tiro.

Sementara Kepala Bagian (Kabag) Umum pada sekretariat Takalar, Hijrah saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya tidak berhasil dihubungi. (*)

Komentar