oleh

Terapkan Perda, Sabri Minta Pj Walikota Makassar Mediasi Management Ojol

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Ratih-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Kemacetan di Kota Makassar bukan hal baru lagi. Keluhan dari masyarakat terkait dengan kemacetan selalu terjadi. Kali ini masyarakat mengeluh lantaran kemacetan tersebut juga dipicu dengan penumpukannya ojek online (ojol).

Pasalnya banyak ojol dititik-titik jalan di Kota Makassar yang membuat kemacetan. Menanggapi hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) dalam hal ini, Dinas Perhubungan Kota Makassar dan PD Parkir Makassar Raya akan menegakkan kembali aturan Perda No.17 Tahun 2016 tentang pengelolaan parkir di tepi jalan umum dalam daerah Kota Makassar.

Saat menggelar rapat koordinasi, Asisten 1 Bidang Pemerintahan Kota Makassar, M Sabri mengatakan akan melaporkan hal tersebut kepada Wali Kota Makassar, supaya memeeintahkan untuk melakukan mediasi kepada management Ojol agar menerapkan Perda tersebut.

“Kendala gojek dan grab tidak dikenakan Parkir Karena sebenarnya 3/4 jalan digunakan oleh ojol. Kita harus mengoptimalkan daya parkir terutama yang dipake di tepi jalan. Pemerintah tidak boleh kalah, apapun resikonya. Daerah yang memang menjadi tempat yang dipake ojol, Dishub mulai sekarang pertegas kembali tim, sekalipun selama ini belum ada yang menegur mereka,” ujar Sabri, di Ruang Sipakalebi, Balai Kota Makassar, Rabu (4/3/2020)

Dikatakan Sabri, Polrestabes Makassar juga menyarankan supaya pemkot makassar dan manajement Ojol teken memorandum of understanding (MoU). Bahkan ia juga mengingatkan Dishub, untuk menurunkan personilnya dalam menertibkan hal tersebut. (*)

Komentar