oleh

Kenali Gejala Corona Sejak Dini, Apa Saja?

Editor : Ashar Abdullah-Gaya Hidup, Kesehatan-

JAKARTA, BACAPESAN.COM – Virus corona sudah menyebar selebihnya di 60 negara. Kasus pilek ini mungkin terasa memprihatinkan karena sudah mengakibatkan kematian.

Bagaimana Anda bisa tahu jika Anda terinfeksi virus corona baru? Apa saja gejala dan kapan saatnya menemui dokter?

“Gejala virus corona termasuk pilek, batuk, sakit tenggorokan dan demam. Beberapa kasus ringan, seperti flu biasa, sementara yang lain lebih mungkin menyebabkan pneumonia,” kata kontributor medis NBC News, Dr. Natalie Azarseperti dilansir laman Today, Kamis (5/3).

“Dari serangkaian kasus 138 pasien di sebuah rumah sakit di Wuhan, Tiongkok, sekitar seperempat membutuhkan perawatan intensif,” jelas Dr. Azar.

Gejala awal yang paling umum adalah demam, kelelahan, batuk kering, dan nafas pendek pada hari kelima.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit percaya bahwa gejala COVID-19 bisa muncul hanya dalam dua hari atau selama 14 hari setelah paparan.

Cari pertolongan medis jika Anda memiliki gejala-gejala tersebut dan berusia di atas 60 tahun atau memiliki masalah medis yang mendasarinya.

Siapa pun dengan sesak napas, demam di atas 40 derajat Celcius, nyeri dada, muntah yang tidak bisa diatasi atau diare harus mencari perhatian medis.

Tetapi jika Anda memiliki gejala ringan seperti flu, tidak perlu ke dokter. Baik flu dan coronavirus adalah penyakit pernapasan. Coronavirus jelas lebih menular daripada flu.

“Demam, batuk, sesak napas bisa terjadi pada keduanya. Dengan flu, kita sangat terbiasa dengan gagasan bahwa ini dimulai dengan sangat cepat, banyak rasa sakit dan malaise,” tambah Azar.

Virus corona lebih mematikan daripada flu, tetapi tidak mengancam jiwa seperti beberapa wabah baru-baru ini lainnya. “Untuk flu, angka kematian sekitar 0,1 persen. Untuk coronavirus, sekitar 2 persen. SARS adalah 10 persen,” jelas Azar.

Komentar