oleh

Ini Kebiasan Suardi Saleh Jika Lihat Ada Warganya Berduka dan Pengantin

Editor : Lukman Maddu-Barru-

BARRU, BACAPESAN.COM – Pemimpin adalah pelayan. Prinsip itu dijalankan betul Suardi Saleh sejak diamanatkan menjadi Bupati Kabupaten Barru selama tiga tahun terakhir.

Kapan dan dimana pun, ia selalu berusaha meluangkan waktu untuk hadir di tengah-tengah rakyatnya, baik suka dan duka. Dan itu mengalir apa adanya, tanpa ada kesan dibuat-buat, atau mencitrakan diri.

Tak heran, jika di setiap perjalanannya menghadiri kegiatan pemerintahan atau undangan warga di desa-desa, eks aktivis mahasiswa ini, selalu mampir jika melihat ada warganya yang berduka, maupun yang sedang melangsungkan acara pernikahan.

Di akhir pekan ini misalnya, Sabtu (07/03/2020), Suardi Saleh melayat di dua tempat yang berbeda. Masing-masing di Garongkong dan Awerange. Di rumah duka, selain turut mendoakan warganya yang meninggal juga menyemangati keluarga yang ditinggalkan.

Selain melayat, Suardi Saleh yang di akhir pekan menghadiri pengajian rutin Pemkab Barru dan Kelompok Pengajian Nurul Huda di Masjid Agung, juga mendengar kabar jika ada warganya yang sedang melangsungkan pernikahan.

Seperti biasa, tanpa protokoler yang berbelit-belit, ia langsung bergegas ke lokasi pernikahan usai pengajian rutin. Ada tiga acara pernikahan yang didatanginya, yakni di PKG Kecamatan Tanete Rilau, di kediaman keluarga mantan Kabag Kesra, dan di Desa Lompo Tengah sebelum menghadiri pernikahan anak dari anggota DPRD Sulsel di Makassar di malam hari.

Di setiap lokasi yang dikunjungi, Suardi Saleh kadang mengejutkan keluarga yang berduka atau keluarga pengantin. Maklum, ia bukan tipikal pemimpin yang meminta untuk disambut atau memberitahukan terlebih dahulu jika ingin datang.

“Ini tidak usah dibesar-besarkan Ndi’. Memang sejak dulu, saya terbiasa singgah kalau melihat ada warga yang berduka dan melangsungkan pernikahan,” kata Suardi Saleh saat ditanya mengenai kebiasaannya.

Menurutnya, pemimpin itu harus selalu berusaha hadir di tengah-tengah rakyatnya. Karena itu, ia selalu menanamkan ini kepada para pejabat dan ASN di lingkup Pemkab Barru.

“Tanamkan keikhlasan dalam diri untuk mengabdi. Kita ini adalah pelayan rakyat. Jangan sebaliknya, kita yang mau dilayani. Itu yang sering saya harapkan dan ingatkan ke para ASN,” pesannya.

Selain kebiasaan mampir jika ada warga berduka dan menggelar hajatan, Suardi Saleh sejak dulu juga dikenal sebagai pemimpin yang sangat rajin turun ke desa-desa untuk bersentuhan dengan warga.

Tak heran dalam sehari, ayah empat anak ini kadang menghadiri hingga 14 kegiatan di lokasi yang berbeda dari pagi hingga larut malam. (Humas Barru)

Komentar