oleh

KPU Enrekang Launching Kelurahan Sadar Pemilu dan Demokrasi

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Qurniawan-Enrekang-

ENREKANG, BACAPESAN.COM – Meski di Kabupaten Enrekang tidak ada tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) namun bukan berarti Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Enrekang hanya berpangku tangan.

KPU Kabupaten Enrekang terus berupaya melakukan terobosan untuk menghidupkan demokrasi, salah satunya dengan menggagas lahirnya Kelurahan Sadar Pemilu dan Demokrasi.

Kali ini, KPU Kabupaten Enrekang memilih Kelurahan Lewaja, Kecamatan Enrekang sebagai pilot project atau percontohan Kelurahan Sadar Pemilu dan Demokrasi di Kabupaten Enrekang.

Dipilihnya Kelurahan Lewaja tentu bukan tanpa alasan, Kelurahan Lewaja merupakan kelurahan pertama di Kabupaten Enrekang yang berani menyelenggarakan Pemilihan Kepala Lingkungan (Pilkaling) secara langsung dan demokratis.

“Kelurahan Lewaja merupakan kelurahan pertama di Kabupaten Enrekang yang mampu menyelenggarakan pemilihan kepala lingkungannya secara langsung dan demokratis,” ujar Baharuddin, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Enrekang.

Oleh karenanya, Kelurahan Lewaja kiranya layak menjadi percontohan sebagai Kelurahan Sadar Pemilu dan Demokrasi di Kabupaten Enrekang.

“Ini satu indikator bahwa masyarakat di Kelurahan Lewaja khususnya lingkungan Kukku sudah melek demokrasi, mereka menginginkan pemimpinnya lahir atas kehendak dari warganya sendiri,” sambung Baharuddin.

Senada, Haslipa selaku Ketua KPU Kabupaten Enrekang mengatakan bahwa tugas KPU adalah bagaimana mengarahkan masyarakat untuk sadar dalam berdemokrasi, sadar dalam melihat perbedaaan.

“Jangan melihat perbedaan sebagai sebuah permusuhan. Pelangi itu indah karena adanya perbedaan warna, oleh karenanya berdemokrasi itu adalah berbahagia,” ujarnya.

Haslipa mengingatkan bahwa dengan dijadikannya Kelurahan Lewaja sebagai Kelurahan Sadar Pemilu dan Demokrasi, maka konsekuensinya adalah masyarakat di Kelurahan Lewaja terkhusus di lingkungan Kukku akan menjadi role model untuk perhelatan demokrasi ke depannya.

Bagaimana menghadapi perbedaan, bagaimana menghindari isu SARA, dan bagaimana menangkal hoax, maka warga di lingkungan Kukku harus mampu tampil menjadi contoh.

Komentar