oleh

Appi dan None Calon Kuat Usungan Demokrat

Editor : Ashar Abdullah-Partai, Pilkada, Politik-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Hingga saat ini DPD Demokrat Sulsel belum merampungkan hasil penjaringan bakal calon kepala daerah untuk diusung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada serentak 2020 di Sulawesi Selatan.

Pasalnya, Demokrat melanjutkan tahapan fit and proper test terhadap kandidat yang telah mendaftar, pasca pelaksanaan Kongres Demokrat ke-V terlaksana.

Hal tersebut ditegaskan Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah. Ia mengatakan pihaknya telah menjaring dua sampai tiga nama untuk disetor ke DPP di setiap kabupaten/kota.
Namun, khusus untuk Makassar, hanya ada dua kandidat yang dipastikannya akan ikut seleksi lanjutan di DPP Demokrat akhir Maret mendatang.

Dia pun menyebutkan nama Munafri Arifuddin sebagai salah satu figur yang menguat untuk mendapatkan rekomendasi Demokrat. Kandidat lain yang juga masuk hitungan Demokrat yakni Irman Yasin Limpo (None).

“Hanya Pak Appi dan Pak None yang masuk dalam hitungan sebagai kandidat yang akan diusung di Makassar. Rencananya memang hanya dua nama ini yang kami usulkan. Tetapi untuk menetapkan siapa yang akan dipilih nanti setelah melalui proses fit and propert test di DPP,” terang Wakil Ketua DPRD Sulsel, Senin (16/3).

Ia pun mengaku enggan berspekulasi siapa yang akan mengendarai Demokrat, sebab keduanya sama-sama berpeluang untuk diusung.

Ni’matullah juga mengaku sudah berdiskusi dengan Ketua Umum Demokrat terpilih, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkait usungan Demokrat Pilkada di Sulsel. Hanya saja, AHY meminta waktu selama sepekan, untuk menyusun jajaran kepengurusannya terlebih dahulu.
“Setelah kepengurusan DPP selesai, baru kita fokus membincangkan persoalan Pilkada,” ujar Ni’matulah, mengutip perkataan AHY.

Ditanya soal apakah kandidat usungan Demokrat masih bisa berubah, Ni’matullah menegaskan jika dukungan Demokrat tak pernah berubah. Sekali mengeluarkan surat dukungan, katanya, figur tersebut akan didukung hingga selesai pelaksanaan Pilkada.

“Partai Demokrat tidak pernah berubah. Berbeda dengan partai lain yang kadang awalnya memberi surat tugas, tetapi diakhir mendukung ke figur berbeda. Demokrat jika sudah bilang A, kasarnya biar langit runtuh kita tidak goyang. Misalnya dukungan kita ke Moh Ramdhan Pomanto saat Pilwalkot dan Ichsan Yasin Limpo pada saat Pilgub lalu,” tandasnya. (*)

Komentar