oleh

Permintaan Pembuatan Paspor Menurun

Editor : Kalmasyari-Berita, Daerah, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, Noer Putera Bahagia membeberkan permintaan pembuatan paspor untuk haji, umrah menurun. Hal itu adanya kasus virus corona serta larangan kegiatan ibadah di tanah suci per tanggal 18 Maret, berimbas pada masyarakat yang bermohon pembuatan paspor haji dan umrah.

Hal tersebut kata Putera, ditambah dengan adanya kebijakan lockdown Pemerintah Negara Malaysia.

“Semenjak Arab Saudi menutup kunjungan umrah, pemohon menurun dari 120 menjadi 40. Tetapi, pemohon terserah bisa saja masa berlaku paspornya telah habis, hilang atau rusak,” bebernya, Kamis (19/3/2020).

Putera menambahkan, persoalan tersebut semakin mengerucut dengan adanya kebijakan pemerintah untuk menutup jalur pemeriksaan resmi. Sehingga, katanya, warga sama sekali tidak boleh masuk dan khusus warga Malaysia tidak boleh keluar, yang tentunya sangat berimbas kepada masyarakat Indonesia.

Putera menerangkan, untuk proses pelayanan pihaknya menacu pada standar dalam Permenkumham Nomor 7 Tahun 2020, yang mewajibkan proses permohonan paspor dilakukan dengan standardisasi pengukur suhu badan.

“Untuk petugas kami perintahkan menggunakan masker, kaos tangan dan kami galakan untuk menjaga kebersihan, minum vitamin dan jika dalam kondisi tidak sehat silakan di rumah. Sementara, bagi pegawai yang tidak bersentuhan dengan pelayanan, dapat bekerja di rumah dan bekerja maupun melakukan pelaporan dengan sistem online,” paparnya.

Putera menambahkan, pemohon paspor tetap dapat datang di kantor karena ada prosedur penerbitan yang dilakukan secara fisik, namun melalui proses sterilisasi dan dengan proses yang esktra ketat dan hati-hati.

“Intinya, pelayanan tetap berjalan normal karena belum ada petunjuk dari pusat untuk menghentikan pelayanan,” tutupnya.
(***)

Komentar