oleh

PD Pemuda Muhammadiyah Lutra Minta Pemda Lakukan Penyemprotan Desinfektan di Perbatasan

Editor : Ashar Abdullah-Daerah, Luwu Utara-

LUWU UTARA, BACAPESAN.COM – Untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19 wilayah kabupaten Luwu Utara (Lutra).

Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Luwu Utara memintah pemerintah daerah (Pemda) melakukan penyemprotan desinfektan di setiap gerbang perbatasan.

“Efektifnya Pemda lakukan penyemprotan desinfektan dan scan suhu bagi warga yang masuk ke Luwu Utara,” kata Haerul Tungga Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Luwu Utara, Senin (23/3/2020)

Menurutnya, walaupun Pemda sudah melakukan penyemprotan desinfektan di berbagai tempat publik, namun tidak kemungkinan penularan Covid-19 di bawah orang dari luar.

“Alangkah baiknya setiap orang, kendaran yang melintas masuk Luwu Utara dilakukan scan suhu dan penyemprotan desinfektan,” tegasnya.

Selain itu,Juru Bicara Pencegahan Covid-19 Luwu Utara,Komang mengatakan di Luwu Utara 19 ODP, 2 PDP Tersebar di 5 Kecamatan

Berdasarkan Juru Bicara Pencegahan Covid-19 Luwu Utara, Komang Krisna. Orang Dalam Pemantauan (ODP) covid-19 di Luwu Utara meningkat menjadi 19 orang, dari sebelumnya yang hanya 16 orang.

Hal itu berdasarkan data update terbaru pukul. 16.16 WITA, Minggu (23/3/2020) yang disampaikan Juru Bicara Pencegahan Covid-19 Luwu Utara, Komang Krisna.

“Berdasarkan hasil pemantauan Tim Gerak Cepat (TGC) Dinas Kesehatan, jumlah ODP sebanyak 19 orang dan Pasien Dalam Pengawasan ( PDP) sebanyak 2 orang. Penambahan ini terjadi pada ODP sebanyak 3 orang karena adanya TKI dari Malaysia yang tiba hari ini. Sedang pada PDP mengalami penambahan 1 orang dan telah dilakukan pengambilan spesimen swab hidung dan tenggorokan serta dikirim ke Litbangkes Jakarta,” kata Komang melalui pesan singkat WhatsApp.

ODP, lanjut Komang, tersebar di 5 kecamatan di Luwu Utara.

“ODP tersebar di wilayah Kecamatan Masamba sebanyak 7 orang, Sabbang sebanyak 4 orang , Sukamaju sebanyak 3 orang,Tanalili sebanyak 4 orang, Baebunta sebanyak 1 orang. Jadi sampai saat belum ada konfirmasi laboratorium covid-19,” terangnya.

Dari update data terbaru, Komang mengimbau kepada seluruh Puskesmas di kecamatan dan desa berkoordinasi untuk selalu memantau warga yang datang dari daerah infeksi covid-19 dan melakukan pemeriksaan.

“Tetap semangat dan jangan panik, tetap di rumah jika tak ada kegiatan yang penting dan mendesak, terapkan Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHBS), dan yakinlah rumahku adalah surgaku,” pesan Komang. (*)

Komentar