oleh

Pemkot Makassar Ancang-ancang Untuk Lockdown

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Ratih-Headline, Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Corona Virus Disease (Covid – 19) di Kota Makassar semakin hari semakin meningkat jumlah pasiennya. Saat ini, sudah ada 23 orang didiagnosa positif virus mematikan ini.

Program penanganan dan upaya memutuskan rantai Covid-19 ini terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Namun, dengan bertambahnya pasien positif membuat pemkot dilema atas setiap kebijakannya.

Pejabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengatakan, kemungkinan terburuknya jika ada lonjakan kasus di Kota Makassar mekanismenya akan lockdown. Seluruh transportasi udara maupun laut akan ditutup. Mengingat Makassar menjadi will transit udara dan laut.

“Kemungkinan terburuk, jika ada lonjakan kasus di Makassar mekanismenya kemungkinan lockdown baik Makassar keseluruhan maupuan parsial. Kalau terjadi lonjakan besar mengingat Makassar will transit udara, darat dan laut,” ujar Iqbal saat menggelar konferensi pers via Zoom, Kamis (26/3/2020).

Lanjut Iqbal, untuk mengambil jalan tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

“Tidak menutup kemungkinan. Ambang batas untuk lockdown akan dibicarkaan dengan pemprov, dan jajaran forkopinda mengenai standar – standarnya dibahas. Dengan pihak kesehatan, badan bencana, dsb,” jelasnya. (*)

Komentar