oleh

Pemkot Lakukan Rapid Test Massal di Sejumlah Puskesmas dan RS Rujukan Covid-19

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Ratih-Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar rapid test secara serentak di beberapa puskesmas dan 8 Rumah Sakit (RS) rujukan pasien Corona Virus Disease (Covid-19).

Rumah Sakit yang masuk rujukan pasien Covid-19 di Makassar yang mendapat suplai rapid test, yakni RSUP Wahidin Sudiro Husodo, RSU RS Universitas Hasanuddin, RSU Labuang Baji, RS Tingkat II Pelamonia, RS Dr Tadjuddin Chalid, RSU Sayang Rakyat, RSU Dadi, serta RSU Haji.

Sejak datangnya alat rapid test dua hari terakhir ini, Pemkot Makassar telah menggunakan alat deteksi khususnya di wilayah yang dianggap rentang terjadinya penyebaran Covid-19.

Pejabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengatakan, ke 1.300 alat rapid test tersebut sudah terdistribusi ke puskesmas dan juga ke seluruh rumah sakit rujukan yang ada di Makassar.

“Sejak kemarin alatnya sudah digunakan, dan terus berlanjut hingga hari ini. Kami petakan penggunaan alat ini berdasarkan prioritas kebutuhan, seperti untuk pasien ODP dan PDP yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien positif Covid-19, ini kita alokasikan sebanyak 700an alat rapid test, dan selebihnya untuk petugas medis di puskesmas yang selama ini melakukan kontak dengan pasien, termasuk seluruh tenaga medis yang bekerja di ICU pada delapan rumah sakit rujukan” ujar Iqbal, Sabtu (4/4/2020).

Sementara, untuk Alat Perlindungan Diri (ADP) bagi para tenaga medis, Iqbal mengaku sudah mendatangkan sejumlah unit dan telah terdistribusi ke seluruh rumah sakit rujukan.

“Kami masih menunggu suplai tambahan ADP dari Pemerintah Propinsi Sulsel sesuai yang telah di arahan pemerintah pusat terkait pemenuhan kebutuhan tenaga medis yang menangani pasien Covid-19,” ungkapnya.

Iqbal juga menjelaskan bahwa pihaknya telah mengalokasi anggaran pembelian Rapid Test di APBD 2020 sebanyak 25 ribu unit, masker sebanyak 3.500, APD untuk petugas medis sebanyak 1.000 paket, serta Thermo scan infrared sebanyak 100 unit. (*)

Komentar