oleh

Selama WFH, ASN Pemprov Wajib Absensi Tiga Kali Sehari

Editor : Ashar Abdullah-Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Kebijakan Work Form Home bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan diperpanjang hingga 17 April mendatang. Hal ini mengingat kondisi pandemi virus corona masih terus mengalami peningkatan.

Untuk itu, bagi ASN Pemprov dan pegawai lainnya yang bekerja dari rumah menggunakan platform smart office untuk melaporkan kinerja yang telah diselesaikan tiap harinya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Sulsel, Lubis L mengatakan, para pegawai wajib mengisi absensi melalui smart office tiga kali dalam sehari. Yakni pagi pukul 08.00, siang hari (jam istirahat) dan sore hari (waktu pulang). Mereka juga wajib memposting hasil kerjanya melalui paltform tersebut.

“Jadi kerja-kerja kami tetap terukur, kita masukkan semua hasil pekerjan, di-posting lalu discreenshoot, jangan lupa isi absen supaya terhitung bahwa kita aktif setiap hari,” kata Lubis L melalui sambungan telepon, Minggu (5/4).

Kata Lubis, kebijakan ini telah diatur melalui surat edaran bernomor 443.2/2189/B tentang Perpanjangan Penyesuaian Sistem Kerja ASN, setelah sebelumnya diberlakukan pada 20 hingga 31 Maret lalu. Dalam edaran tersebut ditegaskan bahwa pegawai yang usianya diatas 50 tahun tidak lagi diperkenankan masuk kantor.

Selain itu, ASN yang memiliki riwayat penyakit seperti jantung, paru-paru, gula, hipertensi serta penyakit serius lainnya juga diimbau untuk bekerja dari rumah saja.

“Kan usia 50 keatas itu sangat rentan terpapar covid, begitupun dengan yang punya riwayat penyakit keras, mereka tidak lagi berkantor, cukup menjalankan WFH,” jelasnya.

Sementara itu, pegawai lainnya tetap bisa berkantor. Namun disertai aturan-aturan tertentu, mereka yang masuk bekerja sudah diatur jadwalnya dimasing-masing OPD. Sehingga pelayanan di kantor tetap berjalan.

“Eselon II itu mereke bekerja di rumah, dua tingkat eselon dibawahnya tetap bekerja (kecuali yang sakit dan umur diatas 50 tahun), mereka shift-shift, diatur jadwal kerjanya mulai Senin hingga Minggu,” tuturnya. (*)

Komentar