oleh

Berikut 4 Kiat Olahraga Outdoor Saat Pandemi Virus Corona

Editor : Ashar Abdullah-Gaya Hidup, Kesehatan-

Namun demikian, pastikan dulu kesehatan Anda sebelum mulai berolahraga. Apabila Anda termasuk dalam golongan ODP, sebaiknya tunggu usai masa karantina mandiri berakhir.

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Olahraga di Luar Rumah

Bosan olahraga di dalam rumah? Tidak ada salahnya sesekali berolahraga outdoor. Yang penting, tetap perhatikan beberapa hal ini untuk meminimalkan risiko.

Berikut tips olahraga outdoor di masa pandemi coronavirus dari dr. Devia Irine Putri:

1. Usahakan Konsisten

Anda harus tetap berolahraga 3-4 kali dalam seminggu, dengan durasi 30-45 menit. Pastikan Anda awali dengan pemanasan dan cara yang benar untuk menghindari cedera.

2. Hindari Gym

Kalau mau olahraga di luar rumah, pilihan terbaik adalah olahraga tipe solo. Sebaiknya, hindari dulu gym pada masa sekarang ini.

“Hindari olahraga yang memakai alat bersama, misalnya gym. Kalau mau lari atau bersepeda boleh, asalkan ada jarak dengan orang lain. Selain itu, jangan berhenti buat ngobrol dengan orang,” ujar dr. Devia.

3. Kebersihan Diri Tetap Dijaga

Ingat, kunci terbebas dari coronavirus adalah dengan menjaga kebersihan diri Anda. Selalu cuci tangan dan mandi setelah berolahraga. Satu hal lagi, kata dr. Devia, jangan lupa istirahat yang cukup.

4. Tidak Enak Badan? Jangan Olahraga Dulu

“Jangan memaksa olahraga kalau badan terasa sedang tidak fit, misalnya pilek. Tapi kalau tetap mau olahraga, jangan berlebihan olahraganya, bukan sehat yang didapat malah nanti sakit,” saran dr. Devia.

Jangan Nekat Olahraga di Luar Rumah Kalau Ada Imbauan

Meski olahraga di luar rumah tetap dimungkinkan, Anda juga tetap harus memperhatikan beberapa aturan dan imbauan di daerah Anda.

Beberapa daerah, terutama yang tingkat penularannya tinggi—saat ini menerapkan isolasi mandiri dan melarang warga keluar rumah.

Kalau ada peraturan tersebut, jangan paksakan olahraga di luar rumah. Coba ganti dengan olahraga lain yang bisa dilakukan di dalam rumah. Misalnya, berlari dengan treadmill, mengayuh sepeda statis, yoga, atau push up, sit up, plank, dan squat.

Komentar