oleh

Call Centre 112 Tangani Warga Asal Makassar, Kondisi Kini Membaik, Diduga Gangguan Jiwa

Editor : Kalmasyari-Berita, Daerah, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Call Centre 112 Dinas Kesehatan Kota Parepare menangani seorang pria muda asal Kota Makassar, yang gejala awal suhu badannya di atas 37 derajat celcius, Kamis (9/4/2020).

Namun setelah ditangani baik, diberikan obat anti biotik dan obat penurun demam, suhu badannya berangsur normal.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Parepare, Halwatiah mengatakan, pria ini awalnya sempat berobat di salah satu dokter praktik di Parepare, kemudian dari tempat praktik itu dipesankan ojek online ke Polres Parepare.

Polres lalu menghubungi Call Centre 112 untuk menangani pria itu. Tim Call Centre 112 datang ke Polres, lengkap dengan dokter dan perawat.

“Memang awalnya waktu diperiksa suhu badannya lebih 37 derajat. Tetapi setelah diberikan obat dan ditenangkan, suhu badannya menurun. Dia juga tidak batuk-batuk atau gejala lainnya yang mengarah ke Corona. Sehingga tidak didiagnosis untuk dirawat,” terang Halwatiah.

Halwatiah meluruskan informasi yang beredar di media sosial (Medsos), jika pria itu ditolak oleh Call Centre 112 lalu dibawa ke kantor polisi.

Karena yang terjadi sebenarnya, kata dia, pria itu dari praktik dokter, kemudian dari praktik itu dikirim ke kantor polisi lewat jasa ojek online. Polisi yang lalu menghubungi Call Centre 112.

“Yang mengherankan kenapa di praktik dokter itu, kalau memang pria ini panas badannya, kenapa tidak dibawa ke Puskesmas terdekat atau langsung ke rumah sakit. Justru kenapa pakai ojek online dikirim ke kantor polisi,” beber Halwatiah.

Halwatiah juga menelusuri pria ini ke Parepare menggunakan kendaraan jenis apa, dan apakah melalui pemeriksaan di perbatasan Parepare.

Di kantor polisi, pria ini diduga gangguan jiwa, karena lebih banyak diam, dan kalaupun menjawab seakan tidak nyambung dengan pertanyaan.

Bahkan dia tidak tahu asal dan keluarganya. Nanti setelah diperiksa identitas dan ponsel yang dimiliki baru diketahui warga Makassar.

“Kemudian ditelepon keluarganya yang ada di nomor HP, ternyata mamanya (orang tuanya) yang menjawab. Mamanya benarkan dia mengalami gangguan jiwa, dan sudah satu minggu tinggalkan rumah di Makassar,” terang Halwatiah.

Dari pengakuan orang tua pria itu, bahwa keluarganya berada di Pinrang, dan sementara menuju Parepare untuk menjemput.

“Sekarang sementara berada di rumah sakit (RSUD Andi Makkasau) dalam kondisi baik, sambil menunggu keluarganya datang menjemput. Sambil terus kita kontrol kondisinya,” tandas Halwatiah yang juga Wakil Ketua/Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Parepare.
(***)

Komentar