oleh

Tiga ABK KM Lambelu Diduga Positif Covid-19

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Ratih-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Tiga orang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motot (KM) Lambelu diduga positif Corona Virus Disease (Covid-19).

Diketahui, kapal KM Lambelu saat ini berada di perairan pelabuhan Soekarno-Hatta dan tidak diperbolehkan untuk sandar. Kapal tersebut sudah tidak memiliki penumpang. Meski demikian, kapal tetap harus diperiksa sementara di zona karantina sejauh 2 mil dari dermaga.

Kepala Bidang Lalu Lintas Laut Otoritas Pelabuhan Makassar, Sirajuddin mengatakan, saat ini tim KKP sedang melakukan pemeriksaan.

“Tim sedang melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan seluruh ABK yang saat ini posisi zona karantina,” ujar Sirajuddin, Kamis (9/4/2020).

Sirajuddin menjelaskan, sebelumnya kapal KM Lambelu dilarang berlabuh di NTT karena tiga ABK diduga terinfeksi Covid-19. Sebelum tiba di perairan Makassar, KM Lambelu diketahui dilarang berlabuh di Pelabuhan Lorens Say. Hal ini pun membuat beberapa penumpang nekat melompat ke laut.

Sebelumnya, KM Lambelu sempat dilarang berlabuh di Pelabuhan Lorens Say, Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), KM Lambelu sebelum akhirnya menuju ke Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“KM Lambelu port stay Makassar dari Maumere tanpa penumpang. Jadi di atas kapal tidak terdapat lagi penumpang,” jelasnya.

Kapal KM Lambelu berlayar dari Tarakan, Kalimantan Timur, menuju Sikka, Nusa Tenggara Timur, dan tiba pukul 02.30 WITA Setelah sempat dilarang bersandar dan melabuh jangkar di perairan, kapal akhirnya diizinkan merapat ke dermaga pukul 21.37 WITA.

Sebelum sandar di pelabuhan seokarno-hatta, Kapal KM Lambelu beserta 107 orang ABK dan 39 orang mitra diperiksa secara ketat oleh tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Makassar dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. (*)

Komentar