oleh

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Terancam, PSSI Wacanakan Semikompetisi

Editor : Ashar Abdullah-Headline, Olahraga, Sepakbola-

BACAPESAN.COM – Keputusan untuk menghentikan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 memang belum diambil. PSSI menyatakan hal itu baru sebatas wacana ketika melakukan virtual meeting dengan anggota Komisi X DPR. Termasuk soal adanya kompetisi khusus pada September mendatang.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyatakan, usulan kompetisi khusus atau yang kali ini disebutnya sebagai semikompetisi tersebut memang belum fix. Masih dimatangkan. Masih harus dibicarakan lebih lanjut untuk pelaksanaannya. ’’Ini baru akan kami bicarakan dengan klub, termasuk sponsor,’’ ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut menjelaskan, Liga 1 dan Liga 2 memang sangat sulit diteruskan lagi. Hal itu melihat perkembangan pandemi korona (Covid-19) yang belum terlihat mereda dalam waktu dekat. Karena itu, usulan untuk menggelar semikompetisi jadi salah satu pertimbangan sebagai pengganti Liga 1 dan Liga 2 musim 2020.

Pembicaraan tersebut juga termasuk format kompetisinya. Artinya, apakah nanti hanya melibatkan klub Liga 1 saja yang bermain atau ada klub Liga 2. ’’Teknis kelanjutannya dan format juga akan dibahas, termasuk klub sepakat atau tidak. Kami akan menerima suara dari mereka. Yang penting semua akan diadopsi dari usulan itu,’’ terangnya.

Disinggung soal subsidi kepada klub yang terhambat di termin kedua, mantan Kapolda NTB itu enggan berkomentar banyak. Dia juga tidak bisa menjamin bisa mencairkan subsidi dalam waktu dekat meski klub sudah berteriak soal finansial. Iwan Bule menegaskan semua permasalahan tersebut akan dibahas dengan klub jika sudah ada kepastian Liga 1 dan Liga 2 terhenti musim ini. ’’Sekarang tinggal menunggu saja sampai bulan Mei bagaimana status dari pemerintah terkait Covid-19. Semua nanti dibahas lengkap,’’ terangnya.

Sementara itu, PT LIB tidak bisa berbicara banyak apakah akan tetap jadi operator untuk semikompetisi yang diusulkan PSSI ke pemerintah tersebut. Hal itu dikatakan Direktur Utama LIB Cucu Somantri kepada Jawa Pos kemarin (12/4). Dia menyatakan, LIB menyerahkan semua keputusan kepada PSSI. ’’Semua itu nanti diputuskan ketua umum PSSI,’’ ujarnya singkat.

Nah, nada pesimistis yang dilontarkan Iwan Bule soal kelanjutan Liga 1 membuat kecewa Persiraja Banda Aceh. Sekretaris Persiraja Rahmat Djailani mengatakan, jika kompetisi dihentikan, klubnya akan sangat merugi.

Laskar Rencong sudah menjual tiket terusan sebesar Rp 2 miliar plus sponsor yang sudah bayar. ’’Sponsor sudah percaya bayar karena optimistis liga dilanjutkan. Lalu, kalau kompetisi berhenti, mau bagaimana kami membayar itu semua?’’ ungkapnya.

Kekecewaan soal wacana semikompetisi yang dikatakan Iwan Bule juga diutarakan Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI). Sekjen APPI Mohamad Hardika Aji mengkritik Iwan Bule soal usul tersebut. Dia mempertanyakan apakah PSSI sudah memikirkan kontrak pemain ketika memunculkan wacana menghentikan kompetisi dan membuat kompetisi baru. (JPC)

Komentar