oleh

HPPMI Maros Minta Pemda Transparansi Anggaran Penanganan Covid-19

Editor : Ashar Abdullah-Daerah, Maros-

MAROS, BACAPESAN.COM – Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Maros meminta Pemerintah Kabupaten Maros transparan penggunaan anggaran terkait penanganan Covid-19.

Pemkab Maros menambah anggaran penanganan Covid-19 yang semula hanya Rp. 6 Milliar menjadi Rp 14 milliar baru-baru ini.

Ketua Umum Pimpinan Pusat HPPMI Maros Arialdy Kamal menyambut baik penambahan anggaran untuk penanganan Covid-19 tetapi ini juga perlu digaris bawahi apa yang menjadi prioritas yang dibutuhkan.

“Beberapa orang dermawan dan relawan yang menggalang donasi untuk pencegahan penyebaran Covid-19 ini baik dengan membagikan sembako, masker dan APD sudah ada beberapa. Jadi kami meminta kepada Pemda untuk melakukan pendataan dan pemberian informasi ke publik bahwa anggaran yang digunakan direalisasikan dan tepat sasaran.” ujarnya, Rabu (15/04/2020).

Dalam beberapa hari angka yang terjangkit virus Covid-19 di Kabupaten Maros meningkat hingga hari ini sudah ada 130 ODP, 14 PDP, dan 17 Orang yang positif.

“Selain itu ketika Pemkab Maros benar mengusulkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga harus memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, yang paling utama adalah menyiapkan kebutuhan pokok mereka,” sambungnya.

Meskipun ditengah situasi darurat atau pendemi seperti sekarang, lanjut Arialdy, transparansi juga mesti diutamakan.

“Tetap kita harus menjunjung prinsip transparansi dan akuntabilitas sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dikemudian hari,” tutupnya. (*)

Komentar