oleh

BPJS Kesehatan Akhirnya Siap Verifikasi Klaim Pelayanan Akibat Covid-19

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Hikmah-Ekobis-

JAKARTA, BACAPESAN.COM – Setelah satu bulan lebih Covid-19 menjangkiti Indonesia, BPJS Kesehatan akhirnya siap melakukan verifikasi terhadap klaim pelayanan kesehatan akibat Virus Corona di rumah sakit.

Kesiapan tersebut didasarkan pada surat Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Nomor: S.22/MENKO/PMK/III/2020 tentang Penugasan Khusus Verifikasi Klaim Covid-19. Sementara itu, Kementerian Kesehatan juga telah menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) No.HK.01.07/MENKES/238/2020 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Perawatan Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu Bagi Rumah Sakit Yang Menyelenggarakan Pelayanan Coronavirus
Disease 2019 (Covid-19).

BPJS Kesehatan dan Kementerian atau Lembaga terkait telah menyiapkan hal-hal pendukung seperti kesiapan sistem informasi dan prosedur, aplikasi penunjang, serta sosialisasi kepada verifikator BPJS Kesehatan dan rumah sakit.

“Tentu BPJS Kesehatan sangat siap melaksanakan penugasan ini. Pengalaman melaksanakan verifikasi klaim yang akuntabel, transparan sesuai dengan prinsip good governance, sudah menjadi hal yang wajib dilakukan oleh BPJS Kesehatan khususnya selama mengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Dengan adanya ketentuan di atas, diharapkan dapat memperlancar tugas BPJS Kesehatan dalam melakukan verifikasi terhadap klaim pelayanan kesehatan akibat Covid-19,” kata Kepala Humas BPJS Kesehatan, M Iqbal Anas Ma’ruf, Kamis (16/04/2020).

Iqbal juga menambahkan, untuk jalur pengajuan klaim Covid-19 dimulai dari rumah sakit mengajukan permohonan pengajuan klaim melalui email ke Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan. Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan, ditembuskan ke BPJS Kesehatan untuk verifikasi dan Dinas Kesehatan.

Adapun berkas pendukung verifikasi kata Iqbal diajukan melalui aplikasi Eklaim INA-CBGs.
Disamping itu, Kementerian Kesehatan dapat pula memberikan uang muka paling banyak 50% dari jumlah klaim yang diajukan.

Komentar