oleh

Owner Baji Pamai Kagumi Buku ‘Orang Islam Dilarang Sakit’

Editor : Ashar Abdullah-Edukasi, Ekobis-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Owner Baji Pamai Super Market dan Kafe Ivan Surianto David Tranku mengaku mengangumi buku ‘Orang Islam Dilarang Sakit’

Menurutnya, buku ini sangat pas untuk jadi referensi bacaan disaat pandemi Covid-19 saat ini.

Buku berjudul “Orang Islam Dilarang Sakit” Perspestik Gerakan Shalat Dalam Kesehatan ini ditulis Drs H Masrur Makmur La Tanro M.Pd.i.

Saat tiba di Makassar, buku ini langsung ludes sehari setelah dipasarkan. Buku ini juga dapat diperoleh di Baji Pamai Supermarket dan Kafe di Jl Ranggong dan di Koran Harian Rakyat Sulsel dengan harga Rp50 ribu

Buku ini langsung diborong Rektor UMI Prof Dr Basri Modding MSi, Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Mas Guntur Laupe, SH, MH , Walikota Parepare H. Taufan Pawe, S.H, M.H dan Dansat Brimob,Raja Baja Indonesi Budi Harta winata serta Chaidir Syam Bakal calon Bupati Maros

Direktur Bisnis Daswar mengungkapkan, dalam buku itu dijelaskan tentang apa itu sakit.

Sakit adalah keseimbangan yang hilang/tidak ada keseimbangan sel saraf, sinyal elektrik keluar, sel saraf spontan bergerak maju sum-sum tulang belakang, otak menerima yang disebut dengan thalamus, dan thalamus mengirimkan rasa sakit pada serebral kortek.

Daswar menambahkan, didalam buku ini juga menjelaskan bagaimana caranya keluar dari sakit. Yaitu, berusaha bertaubat/ikhtiar, sabar terhadap musibah yang menimpa kita dan sabar itu proaktif.

Didalam buku ada sebuah ayat yang bisa dibaca untuk mengobati sakit.Termasuk membaca Alquran untuk kesehatan.

Diakui, sakit bukan proses menuju kematian, sebagaimana tidak setiap orang mati diawali dengan sakit.

Dikabarkan jika manfaat sakit itu adalah terhapusnya dosa (QS. Asyuura: 30), media Istiqomah (QS. Adz Zhukhruf: 48), bukti cinta Allah kepada kita (Kisah Nabi Ayub AS), sarana instropeksi diri dan mensucikan diri, dan peningkatan derajat. (*)

Komentar