oleh

Diduga Terkena Ledakan Mortir, Tangan Pemandai Besi di Takalar Putus

Editor : Ashar Abdullah-Daerah, Takalar-

TAKALAR, BACAPESAN. COM – EB salah satu pemandai besi di Takalar diduga terkena ledakan mortir yang mengakibatkan jari tangannya putus dan beberapa luka dibagian muka dan kakinya di lingkungan Bassara, Kelurahan Sabintang, Kecamatan Pattallassang, Selasa (26/05) lalu.

Menurut Sandi Nayowang yang merupakan cucu korba mengatakan bahwa mortir itu milik masyarakat yang tinggal di Lingkungan Masago, Kelurahan Mardekaya, Kecamatan Pattallassang yang rencananya akan dia buat badik.

Hanya saja, neneknya tidak mengetahui bahwa besi itu adalah mortir atau peluru sehingga
neneknya langsung memotongnya menggunakan gurinda, tidak lama kemudian Mortir itu tiba-tiba meledak.

“Selain itu, percikan dari Mortir itu juga merusak jendela kaca rumah tetangga yang tidak jauh dari rumah nenek saya,” ungkap Sandi Nayowang, Rabu (27/05).

Sandi menambahkan, saat ini sang nenek dirawat di RS Faisal Makassar dan sudah menjani operasi.

Pasca ledakan diduga mortir itu, Satuan Reskrim Polres Takalar bersama Laboratorium Forensik Polda Sulsel dan Jibom Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sulsel langsung turun melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Rabu, (27/5/2020).

Paurhumas Polres Takalar Ipda Sumarwan menuturkan, kejadian nahas ini berawal dari lelaki berinisial L (35) yang membawa benda diduga mortir itu ke rumah EB, untuk dibuatkan pisau atau badik. (*)

Komentar