oleh

Wali Kota Taufan Pawe Optimis Parepare Segera Bebas Dari Virus Corona

Editor : Kalmasyari-Berita, Daerah, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Pasca Lebaran Idulfitri 1441 H, kasus positif Covid-19 tidak menampakkan adanya penambahan secara signifikan dan selama sepekan lebih hanya ada satu tambahan pasien Positif pada Minggu 31 Mei 2020. Beruntungnya kondisi sejumlah pasien yang tengah dalam masa perawatan di Kota Parepare mulai menampakkan hal yang lebih baik dan bahkan sejumlah pasien sudah tidak lagi dilakukan pemasangan Impus.

Dilansir dari data perkembangan kasus Covid-19 yang di update Posko Terpadu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Parepare melansir data pada Minggu 31 Mei 2020, Total Kasus Pasien Positif di Kota Parepare mencapai 36 Kasus, setelah satu dinyatakan positif sesuai hasil Swab.

Dari total tersebut, berdasarkan hasil Pemeriksaan swab dan TCM pasien tersebut 25 diantaranya dinyatakan sembuh dan telah dipulangkan untuk bergabung kembali bersama keluarga, sementara tercatat saat ini hanya ada 11 Kasus, yang mana 11 kasus tersebut terbagi atas beberapa lokasi perawatan, yakni 4 dirawat di RSUD Andi Makkasau, 2 di RS Sumantri dan 5 diantaranya dirujuk ke Kota Makassar.

Untuk jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG), kini mencapai 1.194 orang. Dalam proses pemantauan (PP) ada 53 orang, selesai pemantauan (SP) 1.141 orang.

Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) total mencapai 108 orang, proses pemantauan ada 2 orang dan selesai pemantauan 106 orang.

Sedangkan jumlah kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) totalnya ada 67 orang, 6 orang masih dirawat (Ada 2 orang PDP dirawat di RSUD A Makkasau dan 4 orang PDP dirawat di RS Sumantri) serta PDP sembuh ada 61 orang, atau bertambah empat orang pasien sembuh dari sebelumnya.

Kendati demikian, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Parepare tetap mengimbau seluruh elemen masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dalam memutus rantai penyebaran virus korona yang sudah pandemi di dunia ini.

“Kita imbau kepada semua pihak dan elemen masyarakat Parepare untuk bersama-bersama dan berpartisipasi dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Parepare, ” imbau Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Parepare, aufan Pawe.

Walikota Parepare ini juga mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) dan masyarakat Kota Parepare berterimakasih dan mengapresiasi kerja keras semua pihak, terkhusus para tim medis hingga harus mengorbankan malam lebaran tidak bersama dengan keluarganya .

“Mari mendoakan mereka untuk tetap sehat , serta ikut membantu mereka dengan cara tetap di rumah dan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid -19, ” tandas Taufan Pawe.

“Bahkan dirinya mengaku bangga dengan kerja keras tenaga medis RSUD Andi Makkasau, karena telah berdedikasi dalam bekerja sehingga kemudian pasien positif yang dirawat disana bisa dengan sigap dan cepat tertangani, selain itu juga dia mengapresiasi atas kerja tenaga medis yang cukup baik dan cepat dalam melakukan penyembuhan terhadap pasien Positif Covid-19,”jelas Taufan.

“Mereka ini pejuang dan garda terdepan ditengah wabah Virus Corona ini, bahkan mereka-mereka ini rela kemudian untuk tidak berkumpul dengan kerabat dan keluarga pada momentum hari Raya Idul Fitri, karena telah mewakafkan dirinya untuk bertugas merawat pasien yang terdampak virus tersebut, ini merupakan kerja-kerja ikhlas dan suka rela dari mereka, bahkan nyawa mereka relakan yang sewaktu-waktu bisa terdampak virus demi melihat warga Parepare bisa kembali berkumpul dengan keluarganya,”ucap dia.

Meskipun demikian kondisi yang semakin membaik ini, namun bukan berarti kita lengah atas kondisi tersebut, namun bagaimana tetap menerapkan Protokol kesehatan dalam setiap aktivitas.

“Kita tidak boleh lengah atas kondisi tersebut meskipun arahnya kita sudah mulai menuju ke hasil yang akan lebih baik lagi, kami juga berfikir bagaimana bersama dengan TGTPP untuk pertengahan Juni dan bahkan paling lambat Akhir Juni Parepare bisa keluar dari virus ini, dan dinyatakan kondisi Parepare normal.
(***)

Komentar