oleh

Ini Alasan Mulyadi Mursali Memilih Bergabung ke Partai Gelora

Editor : Ashar Abdullah-Partai, Politik-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Eksistensi partai Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) di Sulsel akan menjadi magnet bagi sebagian kalangan. Salah satubya H. Mulyadi Mursali, S.Ag kini menjabat Ketua DPD Partai Gelora Bulukumba.

Mulyadi Mursali mengatakan, alasan bergabung di partai gelora karena Partai Gelora mengusung ide besar untuk menjadikan Indonesia sebagai negara besar ke-5 di Dunia.

Menueutnya, memasuki era perubahan fase ke 3 Indonesia, bangsa ini membutuhkan sebuah bahtera yang lebih fresh. Dan Partai Gelora adalah salah satu partai yg memenuhi prasyarat itu.

“Karena para pendirinya adalah tokoh-tokoh perubahan yang sangat menjanjikan karena memiliki integritas dan komitemen kebangsaan yan tinggi,” ujarnya, Jumat (5/6/2020).

Sebelum di Partai Gelora, Mulyadi Mursali, berada di Partai Demokrat. Jabatan terakhir Sekretaris DPC Bulukumba. Menjadi Ketua Fraksi Demokrat DPRD Bulukumba periode 1999-2014.

Kegiatan sehari hari adalah Direktur PT. Bulukumba Citra Visual bergerak di bidang Usaha Jasa Informasi dan telekomunikasi. Lembaga Penyiaran TV Kabel. Selain itu sedang merintis usaha Pertanian bidang Peternakan Kambing.

“Sebelum di organisasi Politik. Bebebrap aktivitas sosial keagaam dan kepemudaan saya bergelut. Sekarang masih Ketua MD Kahmi Bulukumba sampai tahun 2022,” katanya.

Selain itu, dia juga masih menjabat Ketua PSTI Bulukumba (ketua cabor sepak takraw dibawah naungan KONI). Taknhanya itu, dia menjabat Sekjen ICTA (organisasi assosiasi pengusaha TV Kabel tingkat Nasional).

Dia juga menitipkan pesan untuk masyarakat. Agar kehidupan Bangsa Indonesia kedepan yang lebih maju sebagaimana misi dan cita-citaPartai Gelora.

Pertama, kembali menjadikan Pancasila sebagai akar kolektive bangsa yg melandasi keutahan Bangsa Indonesia. Dari berbagai macam suku dan bahasa, Bangsa Indonesia ini masih utuh hingga saat ini dengan modal ideologi yang mempersatukan yaitu 5 sila dalam Pancasila.

Kedua, jika bangsa ini mau eksis paska pandemi corona dgn virus covid 19 ini maka ada prasyarat utama. Bangsa ini rakyatnya harus melek dan menguasau informasi dan tekhnologi, Perkuat struktur nilai-nilai keagaman yang dianut oleh seluruh rakyat Indonesia.

“Kesejahteraan dan keadilan rakyat harus menjadi prioritas dari kerja-kerja pemimpin setiap tingkatan. Dengan new normal maka kehidupan yang fatamorgana yang lalu harus ditinggalkan,” jelasnya. (*)

Komentar